Advertisement
Dipecat dari CEO Boeing, Kompensasi Dennis Muilenburg Rp855,6 Miliar
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Usai dipecat dari perusahaan, Mantan CEO Boeing, Dennis Muilenburg, mendapat kompensasi dan tunjangan pensiun senilai US$62 juta atau sekitar Rp855,6 miliar (kurs Rp13.800).
Muilenburg dipecat dari Boeing pada Desember tahun lalu karena perusahaan gagal menahan dampak dari dua kecelakaan fatal yang menghentikan produksi pesawat jet 737 MAX dan merusak reputasinya.
Advertisement
Mengutip Reuters, Sabtu (11/1/2020), angka kompensasi tersebut terungkap dalam sebuah laporan perusahaan pada Jumat (10/1/2020). Meski menerima kompensasi, Muilenberg tidak akan menerima pesangon.
Boeing menyebutkan pada November tahun lalu, Muilenburg sukarela menyerahkan bonus pada 2019 dan penghargaan sahamnya. Menurut laporan perusahaan, pada 2018, bonus dan penghargaan ekuitas Muilenberg mencapai sekitar US$20 juta.
BACA JUGA
"Setelah kepergiannya, Dennis menerima tunjangan yang menjadi haknya menurut kontrak dan ia tidak menerima pesangon atau bonus tahunan 2019," kata Boeing dalam sebuah pernyataan.
Boeing, yang mengalami kemunduran kinerja setelah dua kecelakaan pesawat di Indonesia dan Ethiopia, memecat Muilenburg karena dinilai tidak berbuat banyak dalam menyelesaikan krisis yang menelan biaya US$9 miliar itu.
Posisi Muilenburg akan digantikan oleh David Calhoun, mantan eksekutif General Electric mulai 13 Januari mendatanga, menurut pihak Boeing. Dalam laporan perusahaan, Calhoun akan menrima gaji pokok sekitar US$1,4 juta per tahun dan berhak atas US$26,5 juta sebagai kompensasi insentif jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kecelakaan KA Bekasi Timur, Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban
- Seskab: Taksi Green SM Dievaluasi, Flyover Disiapkan
- Kereta Tak Bisa Berhenti Mendadak Pelajaran Mahal dari Tragedi Bekas
- RS Polri Buka Posko, Proses Identifikasi 14 Jenazah Tabrakan Kereta
- Simak Prosedur dan Batas Waktu Klaim Santunan Kecelakaan Kereta
Advertisement
Pemkab Sleman Usulkan Proyek Infrastruktur 2026, Fokus Jalan dan Pasar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- UGM Gelar CITIEA 2026, Sinergi Vokasi RI-Tiongkok
- Kronologi Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek, Korban Terjepit
- DPRD DIY Ajak Warga Ponjong Disiplin Kelola Sampah dari Rumah
- GoSend Perkuat Standar Keamanan dengan Hadirkan Kode Terima Paket
- Prediksi Arema vs Persebaya: Agresif vs Pragmatis
- Ketahanan Ekonomi Keluarga Jadi Fokus Ani Martanti
- Bedah Buku Parenting di Bantul, Dorong Literasi dan Pola Asuh Anak
Advertisement
Advertisement






