Advertisement
30 Orang Tewas akibat Serangan di Akademi Militer Libya
Sebuah mobil rusak terlihat setelah serangan udara di daerah Tajura, timur Tripoli, Libya, Senin (30/12/2019). - REUTERS/ISMAIL ZITOUNY
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Sedikitnya 30 orang tewas dan 33 lainnya terluka akibat serangan di sebuah akademi militer di Ibu Kota Libya, Tripoli, Sabtu (4/1/2020) malam.
Tripoli, di bawah kendali Pemerintahan Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui internasional, sedang menghadapi serangan oleh komandan militer Tentara Nasional Libya (LNA) pimpinan Khalifa Haftar, yang dimulai pada April.
Advertisement
Serangan udara dan gempuran telah meningkat di Tripoli dalam beberapa pekan belakangan ini. Sementara itu, kekhawatiran muncul bahwa ketegangan bisa meningkat setelah parlemen Turki, melalui hasil pemungutan suara, mengizinkan pengerahan pasukan dengan bantuan GNA.
Kekuatan-kekuatan yang bersekutu dengan GNA menggambarkan serangan pada Sabtu ke kamp militer Al-Hadhba itu sebagai "pengeboman udara" yang diluncurkan oleh saingan-saingannya di wilayah timur.
Menteri Kesehatan GNA Hamid bin Omar sebelumnya mengatakan kepada Reuters melalui telepon bahwa jumlah orang yang meninggal dan cedera masih akan bertambah. Juru bicara dinas ambulans Tripoli Osama Ali mengungkapkan bahwa beberapa bagian tubuh belum dapat dihitung oleh para pakar forensik.
Kementerian Luar Negeri GNA telah meminta agar Haftar dan para pembantunya dihadapkan ke Mahkamah Kejahatan Internasional atas dakwaan melakukan "kejahatan terhadap kemanusiaan".
Kementerian menambahkan bahwa pihaknya juga akan meminta Dewan Keamanan PBB untuk menggelar sidang darurat guna membahas dugaan kejahatan tersebut.
Qatar, yang mendukung GNA, mengatakan pada Sabtu serangan tersebut "bisa memuncak menjadi kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan".
Turki, yang pekan lalu mengeluarkan undang-undang persetujuan pengerahan pasukan di Libya untuk membantu Tripoli, juga mengutuk serangan itu dan mengatakan masyarakat internasional perlu mengambil langkah-langkah untuk membantu mewujudkan gencatan senjata.
Sebagai balasan atas serangan itu, pasukan sekutu GNA telah menargetkan pangkalan udara LNA, Al-Wattia, dalam serangan yang dilancarkan di sekitar 159 kilometer sebelah selatan Tripoli, kata seorang juru bicara dalam pernyataan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Reuters
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Lonjakan Arus Balik, Akses ke GT Purwomartani Dipadati Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Brasil dan Kokoh di Puncak Klasemen
- 700.000 Anak Sekolah Terdeteksi Alami Gejala Kecemasan dan Depresi
- Klasemen Liga Spanyol: Barca Jaga Jarak, Real Madrid Mendekat
- Roadshow Pelangi di Mars Ramaikan Libur Lebaran 2026 di Jogja
- Klasemen Liga Italia: Inter Unggul, AC Milan dan Napoli Terus Menekan
- Kolaborasi Sony Pictures dan Pop Mart Angkat Labubu ke Layar Lebar
- Malaysia Mundur dari Perjanjian Dagang AS, Ini Sikap Prabowo
Advertisement
Advertisement







