Stok Bulog 5,25 Juta Ton, Serapan Gabah Dekati Target 4 Juta
Stok beras Bulog mencapai 5,25 juta ton per 9 Agustus 2026. Serapan gabah petani sudah 3,67 juta ton setara beras.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah wilayah di Jabodetabek dilanda banjir menyusul terjadinya hujan yang terjadi beberapa hari terakhir. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan sistem peringatan dini atau early warning akan adanya hujan ekstrem sudah dilakukan dengan memberikan informasi kepada masyarakat lewat pesan singkat dan media sosial.
Namun, BNPB mengakui sistem peringatan dini secara langsung hanya berada di dekat sungai-sungai besar.
Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB, Bambang Surya Putra mengatakan bahwa sistem peringatan dini sebetulnya sudah disediakan. Akan tetapi, BNPB akan melakukan evaluasi apakah sistem tersebut berfungsi dengan normal atau tidak.
"Tapi ketika kami mendapatkan curah hujan yang tinggi yang sifatnya lokal di perkotaan itu memang belum tersedia early warning system," kata Bambang dalam diskusi bertajuk "Hujan Bukan Takdir?" di Jalan Baiduri Bulan Bidara Cina, Jakarta Timur, Sabtu (4/1/2020).
"Jadi misalkan Katulampa siaga 1, siaga 2. Tapi kalau curah hujan ekstrem yang saat ini kami belum tersedia," sambungnya.
Bambang mengklaim, pemerintah sudah menyiapkan anggaran pembangunan sistem peringatan dini untuk Tahun 2020 hingga 2024. Namun, dalam kenyataannya bencana banjir akibat hujan ekstrem pun tiba sebelum anggaran tersebut disahkan.
"Sebelum itu dimulai tahun 2020 ini bencana sudah keburu datang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Stok beras Bulog mencapai 5,25 juta ton per 9 Agustus 2026. Serapan gabah petani sudah 3,67 juta ton setara beras.
AESI mendorong optimalisasi lahan untuk mengejar target PLTS 100 GW dengan skema bertahap, termasuk rooftop dan pembangkit skala besar.
Kemenhub memperluas ETLE Hub ke 51 titik untuk mengawasi angkutan barang dan mengejar target zero ODOL pada 2027.
Puslabfor Bareskrim Polri menemukan 30 item senjata, amunisi, dan sparepart saat olah TKP sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Bapanas memperketat pengawasan 40 merek beras fortifikasi di ritel modern. Lebih dari 100 sampel diuji dan izin edar bisa dicabut jika melanggar.
Penahanan Ngadiman, Lurah Garongan nonaktif, ditangguhkan karena alasan kesehatan. Polisi mempercepat pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejari Kulonprogo.