Bitcoin Tembus 65.500 Dolar AS, Sentimen Pasar Kripto Menguat
Harga Bitcoin naik ke 65.500 dolar AS, didukung sentimen regulasi, arus dana ETF, dan optimisme investor institusi.
Inayah Wulandari Wahid di Kantor LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019)./Suara.com-Stephanus Aranditio
Harianjogja.com, JAKARTA - Putri bungsu Abdurrahman Wahid, Inayah Wulandari Wahid menceritakan kembali perjuangannya mencari darah untuk ayahnya sesaat sebelum meninggal.
Cerita ini disampaikan Inayah dalam cuitan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya @inayawahid pada Senin (30/12/2019).
"Hari ini 10 tahun lalu. Masih inget betul rasanya menggos-menggos kehabisan nafas karena lari-lari setelah berjam-jam nyari darah buat Bapak yang lagi di ruang tindakan. Gak sadar kalau usaha nyari darah itu bakal sia-sia karena ternyata saat sampai di ruang tindakan bapak udah gak ada #10thGusdurberpulang" tulis Inayah.
Ia pun masih ingat saat itu adalah hari ketujuh untuk menemani Gus Dur yang dirawat di RSCM.
"Hepi karena Bapak hari itu mau pulang, tapi bilangnya pulang ke rumahmu...gak ngeh kalau Mu-nya pake kapital," ungkapnya.
Selama menemani Gus Dur di rumah sakit, Inayah sempat merasakan sepi. Lantaran orang yang dulu punya kepentingan dengan ayahnya tidak memperlihatkan diri lagi.
"Karena banyak orang-orang yang dulu dateng kalau pas butuh Bapak, terutama secara politis, pas Bapak sakit gak pernah nongol lagi," katanya.
Namun rasa sepi yang dirasakannya dengan cepat hilang saat banyak orang mulai membanjiri rumah sakit dan kediaman keluarganya setelah Gus Dur dinyatakan meninggal.
Anak keempat Gus Dur ini berkata, "Terkaget-kaget setelah Presiden secara resmi menyatakan Bapak wafat di TV, dalam waktu kurang dari 30 menit, RS & rumah banjir orang-orang yang ingin menunjukan penghormatan & rasa cinta mereka ke Bapak. Rasa sepi hilang sudah. Banyak sekali yang cinta Bapak."
Sepuluh tahun setelah Gus Dur meninggal ternyata masih banyak orang yang mencintainya. Inayah merasakan sendiri hal tersebut saat peringatan haul Gus Dur ke-10, Sabtu (28/12/2019).
"Sampai detik ini masih takjub melihat kecintaan begitu banyak orang terhadap Bapak. #HaulGusDur2019 kemarin saat saya jadi ketua panitia, saya bisa merasakan betul cinta yang begitu besar untuk Bapak dari berbagai pihak," ungkapnya.
Inayah melanjutkan, "Haul adalah acara kolektif. Semua urun mulai dari tenaga, pikiran, biaya, dll. Tidak dibayar, tidak ada keuntungan secara materi."
Semua orang yang berpartisipasi dalam acara Haul Gus Dur telah bekerja berbulan-bulan dengan tulus.
"Panitia, Pengisi acara, pemantik, moderator, tim perumus, penjaga kemanan, petugas kebersihan, penduduk sekitar & seluruh tamu yang datang/pun yang nonton dari berbagai tempat. Semua terkoneksi melalui kecintaan & penghargaan mereka pada Bapak," kata Inayah.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam acara Haul Gus Dur.
"Gak mungkin kami mampu berjalan kalau ga karena mereka semua. Gak ada yang bisa diberikan sebagai balasan selain ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kalau materi kami jelas gak bisa (nasib punya Bapak mewarisi ajaran bukan duwit)," ujarnya.
Untuk diketahui, pada peringatan sepuluh tahun wafatnya Gus Dur yang di gelar di Ciganjur, Jakarta Selatan pada Sabtu (28/12) lalu turut dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti: KH Mustofa Bisri alias Gus Mus, Menteri Agama Fachrul Razi, Menko Polhukam Mahfud MD dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Selain diisi dengan doa bersama dan tausiah, malam puncak haul juga diramaikan dengan stand up comedy dan pertunjukan musik dengan bintang tamu di antaranya Erie Suzan, Eny Sagita, Mamat Alkatiri, Akbar, Kartolo, dan Reza Zakaria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Harga Bitcoin naik ke 65.500 dolar AS, didukung sentimen regulasi, arus dana ETF, dan optimisme investor institusi.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 26 Juli 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Pemasangan girder Tol Jogja-Solo di Kalasan pada 27 Juli 2026 memicu penyempitan Jalan Jogja-Solo. Simak jadwal dan jalur alternatifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 26 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.