30 Proyek Strategis yang Selesai Dibangun pada 2019

Pekerja mengoperasikan alat berat dan truk untuk meratakan dan memindahkan tanah pada proyek pembangunan Bendungan Sei Gong di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (2/3/2018). - JIBI/Bisnis.com/Zufrizal
28 Desember 2019 00:27 WIB Rivki Maulana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas melansir 92 proyek strategis nasional yang telah rampung dalam kurun waktu 2016—2019.

Tahun depan, sebanyak 52 proyek diharapkan bisa selesai sehingga secara kumulatif total PSN yang rampung mencapai 144 proyek.

Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengatakan bahwa pada 2019, jumlah proyek strategis nasional (PSN) yang tuntas mencapai 30 proyek. Jumlah tersebut terdiri atas 9 proyek jalan/jalan tol, 4 proyek bendungan, 4 proyek bandara, dan 6 kawasan. Selanjutnya 2 proyek kereta, 1 proyek pelabuhan, 2 proyek smelter, dan 2 proyek teknologi.

Wahyu menuturkan bahwa nilai investasi untuk 30 proyek tersebut mencapai Rp165,30 triliun.

Sementara itu, nilai investasi untuk 92 proyek yang tuntas dalam 4 tahun terakhir mencapai Rp467,40 triliun.

"Dari proyek-proyek yang sudah selesai itu, kami sedang buat kajian dampaknya secara detail. Sekarang kan belum ada angkanya, tahun depan kami akan rilis [kajiannya]," jelas Wahyu di Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Secara umum, ada 223 proyek infrastruktur yang masuk dalam daftar PSN sesuai dengan Peraturan Presiden No. 56 Tahun 2018. Selain proyek infrastrukur, ada juga tiga program yang masuk dalam daftar PSN yaitu program ketenagalistrikan, program pemerataan ekonomi, dan program industri pesawat.

Wahyu menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur dalam 4 tahun terakhir telah menciptakan tonggak baru di beberapa bidang.

Dia menggambarkan pembangunan jalan tol baru dalam periode 2015—2019 mencapai 1.233 kilometer, lebih panjang dari pencapaian 1978—2014 sejauh 821 kilometer.

Selain itu, penyelesaian 15 bendungan hingga 2019 juga telah menambah potensi air baku sebanyak 1,10 miliar meter kubik, menambah pasokan sumber irigasi untuk 120.000 hektare lahan, dan sumber energi listrik berdaya 113 megawatt.

Pada 2020, KPPIP menargetkan sebanyak 52 PSN bisa selesai sehingga secara kumulatif jumlah PSN yang rampung mencapai 144 proyek. Nilai investasi 144 proyek tersebut mencapai Rp801,40 triliun.

Wahyu optimistis tahun depan penyelesaian proyek bisa sesuai dengan jadwal. Pasalnya, sebanyak 95 persen PSN sudah masuk dalam tahap konstruksi dan mulai beroperasi danhanya 14 proyek atau  5 persen dari total PSN yang masih dalam tahap penyiapan.

 Daftar 30 PSN yang selesai di 2019: 

  1. Jalan tol Bakauheni—Terbanggi Besar (140,90 kilometer).
  2. Jalan tol Terbanggi Besar—Pematang Panggang (100 km).
  3. Jalan tol Pematang Panggang—Kayu Agung (85 km).
  4. Jalan tol Kunciran—Serpong (11,20 km).
  5. Jalan tol layang Jakarta—Cikampek II (36,40 km).
  6. Jalan Lingkar Trans-Morotai (231,84 km).
  7. Jalan Palu—Parigi (83,60 km).
  8. Jalan penghubung Gorontalo—Manado (301,70 km)
  9. Jalan Trans-Maluku (7 ruas).
  10. Penyelenggaraan perkeretaapian umum DKI Jakarta.
  11. Kereta Bandara Adi Soemarmo.
  12. Bandara Sultan Babullah, Ternate.
  13. Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya.
  14. Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin.
  15. Bandara Kertajati, Majalengka.
  16. Pengembangan Pelabuhan Pantoloan, Palu.
  17. Bendungan Gondang.
  18. Bendungan Muara Sei Gong.
  19. Bendungan Mila.
  20. Bendungan Sindang Heula.
  21. Palapa Ring Broadband di 57 kabupaten/kota.
  22. Palapa Ring Broadband di 457 kabupaten/kota.
  23. Kawasan industri Batulicin.
  24. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy.
  25. KEK Morotai.
  26. KEK Belitung.
  27. KEK Sorong.
  28. KEK Bitung.
  29. Smelter Kuala Tanjung.
  30. Smelter Buli.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia