Advertisement
Sejak Jokowi dan Prabowo Bersatu, Mahfud MD Mengklaim Kasus Ujaran Kebencian Turun Drastis
Mahfud MD saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (4/6/2019).- Harian Jogja - Yogi Anugrah
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Pemerintah mengklaim kasus ujaran kebencian saat ini menurun drastis.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan ujaran kebencian yang sifatnya intoleran telah turun 80 persen pasca kabinet Indonesia Maju terbentuk.
Advertisement
"Alhamdulillah berdasarkan pantauan kami Sekarang ini, tadi Presiden mengatakan sekarang peristiwa-peristiwa ujaran kebencian yang sifatnya intoleran itu turun 80%," kata Mahfud dalam "Refleksi Akhir Tahun" di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/12/2019).
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu tak memungkiri bersatunya dua gerbong dalam satu pemerintahan telah mengakhiri geliat polarisasi. Alhasil, fenomena ujaran kebencian bersifat intoleran pun dapat terkikis dengan sendirinya.
BACA JUGA
"Iya mungkin karena Pilpres sudah selesai, kemudian dua kubu (Prabowo-Jokowi) sudah bersatu sehingga tidak ada lagi (ujaran kebencian). Itu kan bagus," ucapnya.
Mahfud mengaku, mulanya dirinya tidak setuju ketika dua kubu, yakni Prabowo dan Jokowi bersama dalam satu pemerintahan. Namun faktanya, penggabungan dua kubu tersebut efeknya bagus, yakni menutup celah ujaran kebencian dan polarisasi.
"Terlepas dari saudara atau saya tidak setuju dengan penggabungan itu, tapi ternyata efeknya bagus," imbuhnya.
"Tidak usah mempersoalkan orang bergabung atau tidak bergabung, yang penting produknya aman, nyaman dan tenang, mudah-mudahan kondisi ini bisa menjadi pelakaran, kita nggak usah ribut-ribut lah (Pilpres) toh akhirnya bersatu juga," pungkas Mahfud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jemaah Haji Kini Bebas Pilih Jenis Ibadah dan Lokasi Pembayaran Dam
- Banyak Sopir Tidur di Bahu Jalan Tol MBZ Picu Kemacetan Panjang
- Polresta Magelang Bubarkan Bukber Ratusan Pelajar karena Pesta Miras
- Polisi Endus Unsur Pidana dalam Kasus Laka Pembalap Aldi Satya
- Dinkes Kota Jogja Siapkan Tiga Pos Kesehatan di Kawasan Malioboro
- Libur Lebaran 2026, Prambanan Siap Tampung Lonjakan Wisatawan
- Rekaman CCTV Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras KontraS Intai Korban
Advertisement
Advertisement









