Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Ganjar Pranowo. /Antarafoto
Harianjogja.com, SEMARANG — Pilkada Solo akan digelar 2020. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, menyarankan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, untuk melakukan komunikasi secara intensif dengan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, jika ingin maju pada Pilkada atau Pilwakot Solo 2020.
“Saran saya ya banyakin bicara, ngobrol dengan Pak Rudy. Dia jawab ‘enggih [iya], Pak’,” ujar Ganjar saat dijumpai Semarangpos.com di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Kota Semarang, Jumat (6/12/2019).
Ganjar tidak menjelaskan secara detail kenapa Gibran harus melakukan komunikasi intensif dengan Rudy, sapaan karib F.X. Hadi Rudyatmo.
Kendati demikian, diketahui jika hubungan antara putra sulung Jokowi itu dengan Rudy memang tengah merenggang belakangan ini.
Hubungan yang kurang harmonis itu disebabkan keinginan Gibran yang ingin mencalonkan diri sebagai wali kota pada Pilkada Solo 2020. Sementara, Rudy, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Solo tetap bersikukuh untuk mengusung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakoso sebagai calon wali kota (cawali) dan calon wakil walikota (cawali).
Gibran yang tidak mendapat restu dari DPC PDIP Kota Solo itu pun berniat mencari persetujuan dari DPD PDIP Jateng. Ia dikabarkan akan mendaftarkan diri sebagai cawali Kota Solo di DPD PDIP yang dibuka 6-12 Desember 2019.
Ganjar sudah mengetahui jika Gibran akan mendaftar sebagai cawali Kota Solo melalui jalur DPD PDIP. Informasi itu bahkan ia dengan langsung dari Gibran.
“Sudah, waktu itu mas Gibran bilang ke saya langsung. Pas tengok bayi [anak kedua Gibran]. Dia bilang mau daftar di DPD awal Desember ini. Enggak apa-apa, wong mau daftar aja. Ya, saran saya sih cuma itu, banyakin ngobrol dengan Pak Rudy,” terang Ganjar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.