Bamsoet Tegaskan Tak Ada Intervensi dari Istana

Bambang Soesatyo. - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
04 Desember 2019 08:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mundur dari bursa pemilihan calon Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024. Bamsoet  menyangkal soal isu Istana mengintervensi kemunduran dirinya.

"Enggak ada[(intervensi], enggak ada," kata Bambang Soesatyo di sela Musyawarah Nasional Partai Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, Selasa malam (3/12/2019).

Bamsoet juga mengaku tidak pernah bertemu dengan utusan Presiden Joko Widodo terkait alasannya mundur sebagai kandita calon pimpinan baru di partai berlambang beringin tersebut.

"Enggak ada, enggak ada utusan Presiden. Siapa? Enggak ada," ucap dia.

Menurutnya, alasannya mundur dari pencalonan ketua umum telah dipertimbangkannya secara matang demi keutuhan partai.

"Jadi gini, ada beberapa hal alasan kenapa kemudian saya memutuskan tidak melanjutkan. Yang pertama, setelah saya mencermati situasi menjelang munas yang makin panas," katanya.

Dia juga menganggap keputusannya mundur menjadi kandidat caketum karena mendapatkan masukan dari para sesepuh Partai Golkar.

"Saya memutuskan untuk tidak meneruskan demi persatuan dan kesatuan Partai Golkar, plus semangat kami dengan Pak Airlangga, dan didampingi Pak Luhut, dewan pembina, dewan pakar, memberikan nasihat agar rekonsiliasi," kata Bamsoet.

Sumber : suara.com