SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Monumen Nasional (Monas). /Suara.com
Harianjogja.com, JOGJA- Anggota Komisi 1 DPR RI Fraksi PKS Sukamta ikut prihatin atas kejadian ledakan di Monas Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) yang menyebabkan dua anggota TNI Serka Fajar dan Kopka Gunawan terluka.
"Saya mendoakan semoga beliau berdua lekas pulih kembali," ucap Sukamta.
Sukamta menyampaikan ledakan di Monas harus di usut tuntas oleh kepolisian dan diungkap aktor-aktor intelektual beserta motif yang mereka bawa. "Bangsa Indonesia tidak mentolerir segala macam kekerasan apapun alasannya," ujar Sukamta.
Sukamta mengatakan, pada Desember ada peristiwa yang berlangsung serentak di seluruh dunia yaitu Natal dan Tahun Baru 2020. Dia berharap menjelang Natal dan Tahun Baru 2020, Badan Intelijen Negara (BIN) harus meningkatkan early warning system terhadap ancaman keamanan yang akan muncul agar bisa dicegah.
"Selain itu kepolisian harus memperkuat pengamanan khususnya di gereja dan tempat keramaian malam tahun baru," tegas legislator asal DIY ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.