Reuni 212 Digelar 2 Desember, Ini Tanggapan Menko Polhukam

Foto ribuan umat Islam melakukan zikir dan doa bersama di kawasan Bundaran Bank Indonesia, Jakarta - Antara/Sigid Kurniawan
05 November 2019 18:47 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Reuni 212 akan digelar pada 2 Desember mendatang. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md tidak berencana melarang agenda tersebut.

Mahfud menyebut seluruh kegiatan kemasyarakatan sudah memiliki standar keamanan masing-masing.

"Silakan saja, negara ini negara demokrasi. Saya kan tidak boleh 'Oo tidak boleh [menggelar reuni 212]' tidak ada itu," katanya di Kemenkopolhukam, Selasa (5/11/2019).

Jika nantinya para peserta melanggat standar yang ada, tentu pemerintah memilih aturan tertentu untuk menanggapinya.

"Kita ini negara hukum," ujarnya.

Perihal keamanan selama berlangsungnya reuni 212 itu, Kemenko Polhukam menyerahkan persoalan itu kepada pihak berwajib. Komunikasi akan dilakukan antara aparat keamanan dengan peserta aksi untuk menjaga kondusifitas.

"Komunikasi dengan aparat untuk kasi tahu [perihal reuni 212], lalu aparat mempelajari lingkungan strategisnya seperti apa, risikonya seperti apa, nanti akan dipelajari," ujarnya.

Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana menggelar kembali reuni akbar di Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada 2 Desember. Agenda ini mengambil tajuk Munajat untuk Keselamatan Negeri: Maulid Agung dan Reuni Alumni 212.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia