Ekonom CORE: Sukses Koperasi Desa Dilihat dari Dampak Ekonomi
Ekonom CORE menilai keberhasilan Kopdes Merah Putih harus diukur dari dampak ekonomi desa, bukan jumlah koperasi.
Ilustrasi./Antara-Irsan Mulyadi
Harianjogja.com, MEDAN — Penyerangan terjadi pada sebuah masjid di Jalan Timah Putih, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatra Utara pada Selasa (22/10/2019) malam hari sekitar pukul 23.30 WIB.
Berdasarkan keterangan salah seorang saksi bernama Anto Robot, Rabu (23/10/2019), lebih dari 50 orang melakukan penyerangan dengan merusak sejumlah peralatan yang berada di dalam Masjid tersebut.
"AC, kipas angin, semuanya di rusak. Udah gitu orang itu juga mengambil karpet dan kotak amal," katanya saat dijumpai Antara di Masjid tersebut.
Anto mengatakan setelah melakukan penyerangan, sekelompok orang tersebut juga hendak merobohkan Masjid.
Pada saat kejadian, mereka membawa satu unit alat berat ekskavator dan memasang sebuah seng dan kayu di sekeliling Masjid tersebut.
Aksi perobohan tersebut berhenti saat sejumlah ibu-ibu yang merupakan warga setempat menghadang aksi mereka. Keributan sempat terjadi antar keduanya hingga mengundang perhatian warga lainnya.
Melihat semakin banyak warga yang berdatangan, kelompok orang tersebut langsung pergi. Setelah kejadian tersebut, warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Area.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekonom CORE menilai keberhasilan Kopdes Merah Putih harus diukur dari dampak ekonomi desa, bukan jumlah koperasi.
Pemkab Kulonprogo evaluasi dampak embarkasi haji yang dinilai belum optimal bagi UMKM dan hotel. Okupansi masih stagnan 25%.
Qodari dorong ANTARA perkuat jurnalisme data, transformasi digital, dan jaringan daerah agar tetap relevan di era media digital 2026.
Pemkab Sleman dan RSUD Prambanan lakukan audit medis dan etik usai kasus pasien anak meninggal. Proses hukum dan investigasi terus berjalan.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa ANTARA memiliki posisi penting dalam ekosistem informasi nasional karena menjadi sumber rujukan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menepis isu pengunduran diri dan menegaskan tetap menjalankan tugas sesuai arahan Presiden Prabowo.