Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Cek NIK Penerima
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Foto ilustrasi pemadaman listrik atau blackout. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemadaman listrik terjadi secara bersamaan di Kazakhstan, Uzbekistan, dan Tajikistan pada Jumat (14/8/2026). Otoritas energi di ketiga negara tersebut melakukan pemulihan pasokan sekaligus menyelidiki penyebab gangguan pada sistem kelistrikan Asia Tengah.
Di Kazakhstan, Kementerian Energi menyebut gangguan dipicu lonjakan daya akibat perubahan mendadak pada aliran listrik dari jaringan energi Asia Tengah.
"Akibatnya, sistem kendali darurat aktif, yang menyebabkan terputusnya aliran listrik bagi sejumlah konsumen di beberapa wilayah Kazakhstan," kata kementerian tersebut melalui Telegram.
Menurut Kementerian Energi Kazakhstan, pasokan listrik pada jalur yang dioperasikan KEGOC, operator jaringan listrik nasional, telah kembali normal. Perusahaan energi di sejumlah daerah kemudian melanjutkan proses penyambungan listrik kepada konsumen secara bertahap.
Sementara itu, pemadaman juga terjadi di sejumlah wilayah Uzbekistan. Kementerian Energi Uzbekistan menyebut gangguan tersebut berkaitan dengan insiden pada sistem energi negara tetangga yang kemudian berdampak terhadap jaringan kelistrikan Asia Tengah.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah Surxondaryo di bagian tenggara Uzbekistan.
Kementerian Energi Uzbekistan mengatakan pasokan listrik telah kembali normal di seluruh wilayah terdampak, kecuali sebagian kawasan Surxondaryo.
"Pasokan listrik akan segera pulih sepenuhnya," kata kementerian tersebut.
Namun, Kementerian Energi Kazakhstan membantah informasi yang beredar di sejumlah grup publik bahwa pemadaman di Uzbekistan disebabkan oleh gangguan yang bermula dari jaringan listrik Kazakhstan.
"Informasi yang beredar di sejumlah grup publik yang menyebutkan bahwa pemadaman listrik di Uzbekistan disebabkan oleh insiden pada jaringan listrik di Kazakhstan adalah tidak benar," tegas kementerian Kazakhstan.
Perbedaan pernyataan tersebut menunjukkan bahwa otoritas energi di masing-masing negara masih melakukan penelusuran terhadap rangkaian gangguan yang terjadi pada sistem kelistrikan kawasan.
Di Tajikistan, Kementerian Energi juga melaporkan adanya situasi darurat pada sistem energi nasional. Melalui akun Facebook, kementerian menyatakan berbagai langkah telah dilakukan untuk mengembalikan sistem ke kondisi normal.
Kementerian memperkirakan pemulihan dapat dilakukan dalam waktu sesingkat mungkin, meski belum memberikan penjelasan mengenai penyebab pasti gangguan tersebut.
"Sebuah kelompok kerja lintas instansi telah dibentuk untuk menentukan penyebab insiden tersebut," tambah kementerian.
Pemadaman yang terjadi di tiga negara Asia Tengah tersebut membuat otoritas energi masing-masing negara memusatkan perhatian pada pemulihan pasokan sekaligus pemeriksaan sistem untuk mengetahui sumber gangguan.
Hingga laporan terakhir, Kazakhstan menyatakan jalur jaringan nasional telah kembali beroperasi normal, sementara Uzbekistan dan Tajikistan masih menyelesaikan pemulihan di sejumlah wilayah dan melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.