Kenalkan Para Menteri, Ini yang Disampaikan Jokowi

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiba di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019). Presiden Jokowi rencananya akan mengumumkan susunan kabinet pada hari ini - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
23 Oktober 2019 11:17 WIB Yodie Hardiyan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Wapres Ma’ruf Amin mengumumkan nama para menteri jajaran Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Rabu (23/10/2019).

Mengawali pidatonya, Jokowi mengatakan bahwa kabinet 2-10-2024 diberi nama Kabinet Indonesia Maju.

Kabinet Indonesia Maju fokus pada penciptaan lapangan kerja seluas-luasnya, pemberdayaan usaha kecil dan menengah dan melalui pengembangan SDM dan peningkatan investasi.

Usai pidato singkat, kemudian Jokowi memperkenalkan para menteri Kabinet Indonesia Maju.

Berikut  tugas sejumlah menteri yang disampaikan Jokowi saat memperkenalkan para menterinya:

1. Prof. Dr. Mohamad Mahfud MD sebagai Menko Polhukam.

Berpengalaman sangat lengkap, Profesor hukum, anggota DPR, menteri, Ketua MK, Pengarah BPIP.

“Akan bertugas membuat terobosan dan mensinergikan kementerian untuk menciptakan kepastian hukum, anti-korupsi, lawan mafia, deradikalisasi, antiterorisme.”

2. Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian.

Mantan Menteri Perindustrian. Jago dan pengalaman dalam industrialisasi, perdagangan, pemberdayaan ekonomi rakyat

“Akan bertugas membuat terobosan dan mensinergikan kementerian untuk tingkatkan peluang kerja, turunkan current account defisit dan kembangkan industrialisasi orientasi ekspor dan substitusi impor.”

3. Profesor Muhadjir Effendy, Menko PMK.

Guru Besar, mantan rektor, mendikbud selama 3 tahun terakhir.

“Akan bertugas membuat terobosan dan mensinergikan kementerian mengawal akselerasi pengentasan kemiskinan, revolusi mental, toleransi dan solidaritas nasional.”

4. Luhut Binsar Pandjaitan Menko Kemaritiman dan Investasi.

“Terobosan untuk Indonesia sebagai poros maritim dunia, menanganai hambatan investasi dan realisasi komitmen investasi besar.” 

5. Prabowo Menteri Pertahanan.

“Saya kira tugas beliau lebih tahu dari saya.”

 6. Pratikno Menteri Sekretaris Negara.

Menjamin lalulintas kebijakan antara Presiden dengan Kabinet dan antara Presiden dengan lembaga-lembaga lain berjalan dengan baik.

7. Muhammad Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri.

“Reformasi dan sinergi dengan pemerintahan daerah, mengenai data kependudukan e-KTP di bawah kewenangan beliau termasuk kepastian hukum di daerah terutama yang berkaitan dengan investasi.”

 8. Retno Lestari Priansasi Marsudi Menteri Luar Negeri.

9. Fachrul Razi Menteri Agama.

“Beliau urusan yang terkait dengan radikalisme, ekonomi umat dan industri halal.”

10. Yasonna Hamonangan Laoly Menteri Hukum dan HAM.

“Saya harapkan nanti mengawal omnibus law: RUU Cipta Lapangan Kerja, RUU Pemberdayaan UMKM.”

11. Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan.

“Urusan pajak  yang ramah investasi, urusan  rasio utang terhadap PDB, urusan Current Account Deficit saya kira berada di bawah beliau.”

12. Nadiem Anwar Makarim Mendikbud.

Akan membuat terobosan signifikan dalam pengembangan SDM, yang menyiapkan SDM yang siap kerja, yang link and match pendidikan dengan industri.

13. Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan.

“Urusan stunting, layanan kesehatan dasar, kemudian tata kelola BPJS berada dibawah kewenangan beliau.”

14. Juliari Peter Batubara Menteri Sosial.

“Urusan Kartu sembako murah, program keluarga harapan, manajemen bencana, urusannya di bawah beliau.”

15. Agus Suparmanto Menteri Perdagangan.

“Urusan ekspor impor, perdagangan, neraca perdagangan berada di bawah beliau.” 

16. Arifin Tasrif Menteri ESDM.

“Beliau ini pernah jadi Dirut di BUMN kemudian Dubes RI untuk Jepang. Saya kira untuk tugas merealisasikan Energi Baru Terbarukan untuk mengurangi impor migas dan lain-lainnya berada dibawah beliau.”

17. Basuki Hadimuljono Menteri PUPR.

“Tugasnya Infrastruktur, kita tau semua.”

18. Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan.

“Kita harapkan nanti akan mempercepat konektivitas untuk industri, pariwisata, logistik murah, dan lain-lain.”

19.Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian.

“Yang berkaitan dengan petani, pangan dengan korporasi pertanian, produktivitas pertanian.”

20. Johnny Gerald Plate Menkominfo.

“Yang berkaitan dengan cybercrime, kedaulatan data, dan industri TIK domestik menjadi wilayah beliau.”

21. Siti Nurbaya Bakar Menteri LHK.

“Urusan industri hijau, kehutanan sosial, carbon trading, kebakaran hutan akan berada dibawah beliau.”

22. Edhy Prabowo Menteri Kelautan dan Perikanan.

“Urusan ikan, industri perikanan, wisata maritim, berada dibawah beliau.”

23. Abdul Halim Iskandar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

24.Sofyan Djalil Menteri ATR/Kepala BPN.

“Sertifikasi tanah, redistribusi lahan berada dibawah Pak Djalil.”

25. Wishnutama Kusubandio Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala BEKRAF.

Eks Dirut Net TV, sukses garap pembukaan Asian Games, kreatif dan inovatif. Bertugas realisasikan 10 destinasi wisata baru, kembangkan industri kreatif.

26. I Gusti Ayu Bintang Darmawati  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Jago tenis meja. Aktif kegiatan masyarakat, aktif di isu perempuan. Bertugas tingkatkan peran perempuan dalam kewirausahaan, hapus pekerja anak, atasi masalah-masalah anak."

27.  Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro sebagai Menristek / Kepala BRIN.

"Kapasitas teruji di dunia akademik dan teknokrati. Bertugas kembangkan riset dan inovasi strategis untuk dukung investasi, penciptaan lapangan kerja dan pengembangan UMKM."

28. Teten Masduki sebagai Menkop-UKM.

"Aktivis sosial dan anti korupsi, dekat dengan masyarakat, kinerja bagus. Bertugas UMKM agar go global, perkuat permodalan, skill dan jaringan pelaku UMKM dan modernisasi koperasi. "

29. Erick Tohir Menteri BUMN.

"Pengusaha sukses nasional dan  global, presiden Inter Milan, pemilik klub bola basket NBA, pemilik Mahaka Group. Bertugas bangun BUMN, ekspansi global dan garap BUMN bermasalah."

30. Zainudin Amali sebagai Menpora.

Politisi senior, pengalaman di organisasi kepemudaan. Berugas di kewirausahaan pemuda, sport industry dan  sport tourism, RUU Sistem Keolahragaan Nasional dan perbaiki peringkat SEA GAMES.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia