Riset BRIN: Dapur Makan Bergizi Gratis Masih Menumpuk di Jawa
BRIN menemukan dapur Makan Bergizi Gratis masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara daerah dengan stunting dan kemiskinan tinggi justru minim fasilitas.
Presiden Joko Widodo bertemu para pimpinan serikat pekerja di Istana Bogor hari ini, sepekan menjelang pelaksanaan Hari Buruh 1 Mei 2019. /Ist- Instagram Jokowi
Harianjogja.com, JAKARTA--Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) mengingatkan Presiden terpilih Joko Widodo bersama dengan pasangan Wakil Presiden terpilih KH Ma\'ruf Amin segera menuntaskan agenda nawacita dan revolusi mental yang dilontarkan sejak kampanye periode pertama hingga periode kedua.
KSBSI menilai Jokowi masih punya utang untuk melanjutkan dan menuntaskan agenda nawacita dan revolusi mental dengan kabinet barunya.
"Untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul sesuai dengan butir keenam nawacita yaitu meningkatkan produktivitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia agar dapat berdaya saing di pasar internasional perlu segera dilakukan dengan memilih menteri yang paham tentang pemberdayaan SDM dan teknologi inovatif," kata Ketua Departemen Lobby & Humas KSBSI Andy William Sinaga di Jakarta, Rabu (16/10/2019).
Sementara itu, untuk mewujudkan bangsa yang berdikari sesuai dengan butir ketujuh nawacita, maka pemerintah harus mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik bangsa ini.
"Presiden Jokowi perlu menggerakkan ekonomi pedesaan yang bermuara penciptaan ekonomi kecil yang inovatif," kata dia.
Ia menilai perlu dibentuk balai-balai latihan kerja dan pelatihan vokasi sampai ke pedesaan aar dapat mengurangi tingkat pengangguran di pedesaan dan mencegah arus urbanisasi.
"KSBSI yakin Jokowi dan KH Ma\'ruf Amin dapat menuntaskan nawacita dan revolusi mental para aparatur birokrasi dan TNI/POLRI agar cita-cita luhur pendiri bangsa ini menciptakan masyarakat makmur, mandiri dan sejahtera dapat tercapai," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BRIN menemukan dapur Makan Bergizi Gratis masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara daerah dengan stunting dan kemiskinan tinggi justru minim fasilitas.
Kawasan kumuh di Kulonprogo masih mencapai 76 hektare. Pemkab menargetkan pengurangan luasan melalui penataan Giripeni dan penyusunan DED kawasan kumuh.
SDN Kandangan 2 Sleman akhirnya mendapat dua siswa baru pada SPMB 2026. Sekolah masih membuka pendaftaran karena kuota belum terpenuhi.
Festival Layang-Layang Forda DIY 2026 di Imogiri siap meriahkan Bantul dengan tiga kategori lomba dan peserta dari berbagai daerah di DIY.
Pemerintah membantah demo dukung MBG dikondisikan. BGN fokus membenahi tata kelola program dan menargetkan efisiensi anggaran hingga Rp3 triliun.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 25 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan perjalanan sejak pagi hingga malam.