Sidang Paripurna MPR Diskorsing, Bamsoet Malah Terlihat Ceria

Ketua DPR Bambang Soesatyo. - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
04 Oktober 2019 00:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sidang paripurna MPR pada Kamis (3/10/2019) diskorsing sampai pukul 20.50 WIB. Kendati demikian, calon Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo tampak ceria. 

Pria yang kerap disapa Bamsoet itu lantas berfoto-foto dengan sejumlah anggota MPR. Salah satunya dengan Ketua DPD 2019-2024, La Nyalla Mattalitti dan Wakil Ketua DPD 2019-2024, Mahyudin.

Sebelumnya, sidang paripurna MPR dibuka pada pukul 19.00 WIB oleh pimpinan MPR sementara, Abdul Wahab Dalimunthe dan Hillary Brigitta.

"Berdasarkan daftar hadir yang diberikan Sekretaris Jenderal MPR, telah hadir 647 orang anggota dari 711 anggota Majelis. Dengan demikian sesuai ketentuan, sidang dapat dibuka karena kuorum sudah tercapai," ujar Wahab saat membuka sidang Paripurna guna memilih calon ketua MPR di Jakarta, Kamis.

Wahab mengatakan pada pukul 14.00 WIB, ia telah menggelar rapat gabungan dengan para ketua fraksi dan kelompok DPD beserta para calon pimpinan MPR membahas tata cara pemilihan ketua MPR.

Dalam pertemuan itu, telah disepakati susunan nama-nama calon pimpinan MPR. Calon ketua MPR dari Fraksi Golkar adalah Bambang Soesatyo, dari fraksi PDI-Perjuangan adalah Ahmad Basarah. Dari fraksi Partai Gerindra tersebut nama Ahmad Muzani. Dari fraksi Partai Nasional Demokrat, terpilih Lestari Moerdijat.

Dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa terpilih Jazilul Fawaid. Dari fraksi Demokrat adalah Syarifuddin Hasan. Dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Wakil Ketua MPR 2014-2019, Hidayat Nur Wahid kembali terpilih. Sedangkan calon ketua MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional adalah Ketua MPR periode 2014-2019, Zulkifli Hasan.

Dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, dipilih nama Sekretaris Jenderal PPP, Asrul Sani dan calon Ketua MPR dari perwakilan Fraksi DPD adalah Fadel Muhammad.

"Setuju kita untuk jadi pimpinan MPR nama-nama seperti yang saya sebutkan?" tanya Wahab kepada seluruh anggota MPR.

"Setuju!" jawab mereka serempak.

Setelah itu, muncul silang pendapat dalam rapat paripurna tentang cara memilih ketua MPR periode 2019-2024. Anggota MPR dari Fraksi PKS meminta agar pimpinan MPR sementara memberi waktu untuk digelar voting agar seluruh anggota MPR yang hadir bisa berpartisipasi untuk memilih siapa ketua MPR yang dikehendaki.

Seruan untuk digelar voting itu dijawab seluruh peserta sidang dengan sorakan "huu" memenuhi ruangan.

Salah seorang anggota MPR dari Fraksi Golkar meminta Pimpinan MPR sementara untuk memberitahu fraksi-fraksi yang lain tentang hasil mufakat yang tercapai dalam rapat gabungan dengan ketua fraksi dan perwakilan DPD.

Ia menyebutkan kalau 136 anggota DPD dan delapan fraksi dari DPR telah mendukung Bamsoet menjadi Ketua MPR berdasarkan hasil rapat gabungan.

"Mohon tolong pimpinan menyampaikan," ujar anggota MPR dari Fraksi Golkar tersebut.

Salah seorang anggota MPR dari fraksi dari partai Nasional Demokrat juga meminta pimpinan MPR agar memperhatikan kalau sidang Paripurna MPR merupakan sidang yang demokratis berdasarkan hasil mufakat.

Namun Pimpinan MPR sementara berkeputusan untuk menskorsing sidang sampai pukul 20.50 WIB. Skorsing itu untuk memberi waktu kepada para fraksi untuk melakukan lobi-lobi antaranggota.

"Sidang saya skors sampai pukul 20.50 WIB," ujar Wahab.

Sumber : an