Pencanangan TMKK KB Kesehatan Memberikan Manfaat Nyata

TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) tingkat Provinsi Jawa Tengah, Senin (9/9/2019). - Istimewa
09 September 2019 18:22 WIB MediaDigital News Share :

Harianjogja.com, KLATEN—Bertempat di Lapangan Kemudo Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten Jawa Tengah, BKKBN dan Kodam IV/ Diponegoro melaksanakan Pencanangan  TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Senin (9/9/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Jawa Tengah Sarwa Pramana, Bupati Klaten Sri Mulyani, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino, Kepala Kepala DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah Retno Sudewi, PD Ikatan Bidan Indonesia Jawa Tengah para Danrem, bupati, walikota serta jajaran pimpinan di lingkungan pemerintah provinsi  dan kabupaten Klaten. Adapun tema Pencanangan TMKK tahun ini adalah Dengan peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB Kesehatan di Jawa Tengah, kita wujudkan SDM Unggul untuk menjadi Indonesia maju.

TMKK merupakan bentuk kemitraan antara TNI dan BKKBN yang bertujuan untuk meningkatkan capaian kesertaan KB sehingga dapat menaikkan kesejahteraan masyarakat. TNI sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga dalam kiprah nya telah meberikan kontribusi yang sangat signifikan bagi perkembangan program KKBPK di lapangan. Selain banyaknya personel TNI yang tersebar hingga pelosok tanah air, fasilitas kesehatan yang dimiliki TNI juga sangat representatif untuk memberikan pelayanan KB berkualitas pada masyarakat.

Selain pemanfaatan fasilitas dan tenaga kesehatan milik TNI, dukungan  yang telah dan sedang dilakukan di antaranya dengan mendorong masyarakat untuk mengikuti program KKBPK baik menjadi akseptor KB maupun berpartisipasi aktif dalam upaya pembangunan keluarga. Bersama Penyuluh KB dan Kader KB di lapangan, para jajaran Babinsa membentuk sinergitas yang solid demi memberikan Advokasi dan KIE pada masyarakat. Keberadaan TNI semakin meyakinkan bahwa Program KKBPK menjadi aspek penting dalam percepatan pembangunan dan masyarakat diajak terlibat di dalamnya.

TNI juga menjadi yang terdepan dalam mendukung pelayanan KB di daerah tertinggal, terpencil, perbatasan dan kepulauan, daerah aliran sungai (DAS), pesisir pantai dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan TNI yang tersedia. Anggota TNI yang bertugas di daerah paling luar dan paling terjal dari republik telah berhasil membangun kedekatan dengan masyarakat setempat sehingga mengetahui secara persis teknik berkomunikasi persuasif untuk mengajak masyarakat merencanakan keluarga sebaik mungkin termasuk menggunakan alat kontrasepsi untuk memberi jarak kehamilan. Dengan demikian Nawacita ke 3  yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan sekaligus cita kelima; meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dapat dipenuhi melalui pelaksanaan TMKK.

"Kami TNI yang terdiri dari Angakatan Darat, Laut dan Udara, saya sudah mengintruksikan semua jajaran TNI  khususnya di Jawa Tengah dan DIY untuk membantu program ini dengan fasilitas kesehatan yangvkami miliki dan personel personel yang sebagian kami  tahu khususnya para babinsa sudah pernah ada pelatihan tentang masalah KB ini untuk bisa dimksimalkan,” kata Pangdam.

Menyinggung soal target program KKBPK, Pangdam mengatakan bahwa masih perlu upaya yang lebih serius lagi, karena banyak capaian yang belum memenuhi sasaran."Target terdekat sesuai apa yang disampaikan oleh BKKBN, angka pertambahan penduduk dan pelayanan fertilisasi (MKJP-red) masih di bawah. TFR kita target 2,1 sekarang masih 2,3. Sehingga perlu kita turunkan"pungkasnya.

Sebagai salah satu Operasi Militer Selain Perang (OMSP) keberhasilan Program KKBPK  merupakan investasi jangka panjang. Apabila sasaran program KKBPK tersebut dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik, maka nantinya akan terbentuk keluarga-keluarga yang berkualitas. Keluarga-keluarga berkualitas tersebut merupakan embrio dan kerangka untuk menjadi negara yang hebat dan kuat. Adanya keluarga yang berkualitas juga akan meningkatkan ketahanan nasional. Oleh karena itu, upaya percepatan sasaran program KKBPK juga menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh TNI yang notabene memiliki tugas untuk menjaga stabilitas keamanan Negara dan meningkatkan ketahanan  nasional.

Untuk itu, meski telah sekian lama bersinergi dengan TNI, melalui pencanangan TMKK ini BKKBN terus menerus menambah kapasitas baik pengetahuan dan ketrampilan para jajaran Babinsa dan Persit Chandra Kirana agar semakin mantap dalam menyukseskan program KKBPK di lini lapangan. Hasilnya, diharapkan TNI semakin memberikan kontribusi yang strategis dalam percepatan capaian Program. Sehingga pada gilirannya akan meningkatkan capaian kesertaan Akseptor Baru dalam ber-KB oleh masyarakat dan partisipasi masyarakat dalam Kegiatan Bina Kelompok Balita, Bina Kelompok Remaja, Bina Kelompok Lansia, Usaha Peningkatan Perekonomian Keluarga Sejahtera dan Pusat Informasi Konseling Remaja.

Terlebih lagi dengan adanya Kampung KB, sinergitas TNI, Polri, BKKBN dan mitra-mitra terkait kini memiliki wadah yang konkret. Apabila keberadaan Kampung KB dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, banyak permasalahan dalam kelompok-kelompok masyarakat yang dapat diselesaikan secara bergotong royong. Masyarakat pun semakin mendapatkan manfaat akan keberadaan Kampung KB serta program-program pemerintah yang ada di dalamnya.

Dalam rangkaian kunjungan ke Kampung KB Sanggrahan tak jauh dari lokasi pencanangan, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah menjelaskan pada Pangdam bahwa Kampung KB dicanangkan di wilayah dengan capaian KB dan kesehatan yang masih rendah. Kemudian dengan intervensi multi sektor capaian tersebut ditingkatkan sehingga mampu memberi manfaat pada masyarakat.