KPK Periksa Nusron Wahid 5 Jam, Dalami Dugaan Setoran di Kementerian ATR BPN
KPK mendalami dugaan setoran rutin dan penerimaan uang oleh orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam pemeriksaan selama lima jam.
Ilustrasi penyusutan debit air sungai. (Antara-Siswowidodo)
Harianjogja.com, SEMARANG — Musim kemarau telah mencapai puncaknya. Di Jawa Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)mencatat kekerinan telah meluas hingga 28 kabupaten dan kota di Jateng. Saat ini terdapat 213 kecamatan yang dilanda kekeringan dan 843 desa yang terdampak kekeringan panjang.
Memasuk puncak kemarau di bulan Agustus lalu, setidaknya 545.851 kepala keluarga mengalami krisis air bersih. "Atau setara dengan 2.056.287 jiwa yang kekurangan pasokan air bersih," ujar Kepala BPBD Jawa Tengah, Sudaryanto, Rabu (4/9/2019).
Untuk mengatasi kekeringan yang saat ini meluas ke 28 kabupaten dan kota, BPBD telah mendistribusikan sebanyak 9.741 tangki air bersih di beberapa daerah. Terdapat enam kabupaten yang menerima distribusi tangki air bersih sejak puncak Kemarau bulan Agustus lalu.
"Kabupaten Wonogiri mendapat 2.315 tangki, Purbalingga sebanyak 1.351 tangki, Kabupaten Banyumas mendapat 813 tangki, Grobogan mendapat 685 tangki, Sragen mendapat 679 tangki dan Blora mendapat 656 tangki," ujarnya.
Untuk wilayah lain, lanjut Sudaryanto, permintaan distribusi air bersihnya hanya skala kecil. Seperti Rembang, Demak, Jepara dan Brebes. Masing-masing kurang lebih 200 tangki air bersih.
Pernyataan itu bertolak belakang dengan pernyataan Sudaryanto yang disampaikan medio Agustus lalu. Kala itu dia mengklaim penanganan kekeringan berjalan lancar sehingga tidak sempat ada krisis air bersih di provinsi ini.
Menurut kepala BPBD Jateng itu, selama ini penganan kekeringan masih berjalan normal sesuai rencana dan pemetaan yang telah dilakukannya. "Selama ini masih aman-aman saja, belum ada yang mendesak untuk kebutuhan air bersih di Jawa Tengah," kata Sudaryanto, Senin (12/8/2019) silam.
Sementara itu, Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas I, BMKG Kota Semarang, Iis Widya Harmoko menjelaskan ada sejumlah daerah saat ini sudah tidak lagi diguyur hujan lebih dari 60 hari. "Bahkan ada daerah yang lebih seratus hari yang belum terguyur hujan. Kita imbau kepada warga untuk menyiasati kondisi ini dengan memanfaatkan sumber mata air yang bisa didapatkan di telaga, irigasi sawah maupun sisa di embung," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
KPK mendalami dugaan setoran rutin dan penerimaan uang oleh orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam pemeriksaan selama lima jam.
WhatsApp memperbarui fitur Acara. Pengguna kini bisa mengundang orang tanpa akun melalui tautan dan mengelola konfirmasi kehadiran.
Cristiano Ronaldo mengakhiri karier internasional setelah 23 tahun. Simak rekor bersama Portugal dan sumber kekayaan US$1,2 miliar.
Warga mengapresiasi pelayanan RS Saras Adyatma Bantul yang dinilai cepat, rapi, ramah, serta tidak membeda-bedakan pasien umum dan peserta BPJS Kesehatan.
Robert Budi Hartono memimpin daftar orang terkaya Indonesia awal November 2026. Simak 10 nama dan sumber kekayaan para taipan.
Lebih dari 100 organisasi di 15 negara Eropa memprotes ekspansi pusat data dan mendesak moratorium proyek berskala besar.