Rieke Diah Pitaloka Usulkan Pengauatan Penerapan Pasal 3 UU Tipikor
Rieke Diah Pitaloka mengusulkan tiga langkah memperkuat penerapan Pasal 3 UU Tipikor demi kepastian hukum, keadilan, dan kepercayaan publik.
Gedung KPK. /Antarafoto
Harianjogja.com, PALEMBANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan, H, Ahmad Yani, saat berada di Kota Palembang, Senin (2/9/2019) malam kemarin.
Dikutip Okezone, selain bupati, KPK juga diduga mengamankan Kepala Dinas PU Bina Marga Muara Enim serta seorang pengusaha asal Palembang, dalam kasus suap tender yang ada di Kabupaten Muara Enim.
Di ruang kerja Bupati Muara Enim, KPK sudah memasang garis bertuliskan "Dilarang Melintasi Garis Batas KPK". Suasana di lokasi penyegelan sudah terlihat lengang.
Hanya terlihat beberapa anggota Satpol PP berjaga di depan ruang kerja Bupati Muara Enim, yang bertempat di kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muara Enim, lantaran kantor utama Bupati Muara Enim sedang dilakukan renovasi.
Hingga saat ini, H Ahmad Yani masih diperiksa di markas Polda Sumsel untuk dimintai keterangan. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari KPK terkait OTT pejabat di wilayah Muara Enim dan pengusaha tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Rieke Diah Pitaloka mengusulkan tiga langkah memperkuat penerapan Pasal 3 UU Tipikor demi kepastian hukum, keadilan, dan kepercayaan publik.
Bupati Bantul akan memanggil manajemen RSGM untuk membahas tunggakan gaji 36 eks pekerja yang belum dibayarkan selama empat bulan.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.
Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dan melaju ke perempatfinal Piala Dunia 2026.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Otoritas Eropa menyita lebih dari 200.000 kondom yang diduga tidak memenuhi standar kesehatan setelah masuk pasar dengan deklarasi sebagai mainan.