Advertisement
Wapres JK: Pemerintah Akan Kurangi PNS Administrasi
Wapres Jusuf Kalla memberi keterangan kepada wartawan - Bisnis/Anggara Pernando
Advertisement
Harianjogja.com, BANDA ACEH - Revolusi industri 4.0 atau era disrupsi teknologi mengubah banyak hal di dunia secara fundamental. Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan salah satu contohnya adalah berkurangnya pegawai administrasi, tetapi pekerja teknis justru akan bertambah.
JK mengatakan akan terjadi pola perubahan perekrutan pegawai negeri sipil (PNS) di masa depan. "Karena itu, pemerintah akan mengurangi pegawai administratif. Komputer akan menggantikan [pekerjaan pegawai administratif] dari lima orang menjadi satu orang," katanya saat memberikan kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh, Senin (2/9/2019).
Advertisement
JK mengatakan fungsi komputer akan menggantikan pekerjaan bidang PNS bidang arsip, pembawa surat, dan lainnya yang berhubungan dengan administrasi dokumen.
Dia menggambarkan perubahan tersebut sudah terjadi di pola bisnis kantor pos. Dulu, masyarakat masih rajin mengirim surat melalui kantor pos. Namun, sekarang sudah tidak ada lagi orang yang membeli perangko.
BACA JUGA
"Tapi tiap jam kirim SMS," ujar JK disambut tawa oleh hadirin yang ada di ruangan.
Bukan itu saja, dia menuturkan saat ini orang tidak banyak yang datang ke kantor bank untuk mengambil uang. Pasalnya, konsumen mengirim atau memasukkan uang ke rekening melalui aplikasi.
JK mengingatkan banyak hal yang berubah dalam kehidupan saat ini karena perkembangan teknologi informatika.
"Jadi semuanya menjadi berubah kehidupan ini dan sekali lagi hanya penguasaan teknologi yang dapat kita tegakkan untuk mengubah kemampuan-kemampuan itu," imbuhnya.
Meski banyak pekerjaan atau sektor bisnis yang hilang, JK mengatakan banyak pula pekerjaan yang muncul di era revolusi 4.0. Beberapa contohnya, kios penjual pulsa yang menggantikan wartel, tukang ojek online yang siap mengantarkan penumpang, barang atau makanan, dan lainnya.
Berbagai perubahan bisa dihasilkan nilai tambah. Jika dikelola dengan baik, hal itu bisa membawa kemakmuran bagi masyarakat.
"Dulu orang pengantar surat akan ke kantor pos sekarang tidak lagi pengantar surat karena pake WA. Dulu ada tukang foto, sekarang tidak ada tukang foto lagi karena bisa memoto diri sendiri," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Polda DIY Siagakan di GT Purwomartani, Antisipasi Antrean Mengular
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Borneo FC vs Persib Bandung, Duel Penentu Puncak Klasemen
- UEA Larang Rekam Dampak Serangan Militer, Pelanggar Terancam Penjara
- Penipuan Digital Tembus 432 Ribu Kasus, Dokumen Palsu Marak
- Persija vs Dewa United, Macan Kemayoran Wajib Menang
- KPK: Jika Tak Tertangkap, Bupati Cilacap Berpotensi Memeras Lagi
- Idulfitri 1447 H di Australia Ditetapkan Jatuh pada 20 Maret 2026
- Tanpa Messi, Inter Miami Ditahan Imbang Charlotte, Mascherano Diusir
Advertisement
Advertisement








