KKP Akan Cabut Izin KM Maulana 23 Terkait Dugaan Kekerasan ABK
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Gunung Agung di Provinsi Bali kembali erupsi. /Ist- dok.PVMBG-BG-KESDM
Harianjogja.com, DENPASAR- Dalam kurun waktu 2,5 bulan terakhir kondisi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali terlihat landai dan tenang. Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali menegaskan hingga saat ini belum ada perubahan status yang berada pada level III (Siaga).
"Masyarakat kami harap tetap tenang dan tingkatkan kesiap-siagaan, jangan mudah terpengaruh oleh berita hoaks. Beberapa hari yang lalu sempat muncul postingan dari salah satu akun media sosial yang berisikan bahwa Gunung Agung erupsi lagi," kata Kepala Pelaksana BPBD Bali I Made Rentin, di Denpasar, Sabtu (31/8/2019).
Tim BPBD Karangasem, menurut Rentin, telah bertindak cepat dan memperingatkan pemilik akun agar mengklarifikasi atau bahkan menghapus postingannya serta lebih teliti dan berhati-hati dalam mem-posting berita.
"Sebaiknya tanya, minta info atau ikuti perkembangan informasi dari lembaga resmi pemerintah, dan akhirnya postingan tersebut sudah dihapus," ujar Rentin.
Rentin mengatakan kondisi Gunung Agung dalam kurun waktu 2,5 bulan terakhir terlihat landai dan bahkan sangat tenang sehingga ada yang bertanya apakah akan ada perubahan terhadap status Siaga (Level III) yang ada sekarang.
"Penetapan status bukan kewenangan kami di BPBD, kami lakukan koordinasi dengan PVMBG Kementerian ESDM, dengan ahlinya Devy Kamil Syahbana. Menurut Pak Devi, Gunung Agung sudah cukup lama memang landai, tetapi bukan berarti sudah aman, jadi belum direkomendasikan untuk perubahan status karena aktivitas masih cukup tinggi," ucapnya.
Devi, lanjut dia, juga berpesan untuk tetap melakukan edukasi kepada masyarakat agar meningkatkan kesiap-siagaan dan mengikuti informasi serta arahan dari petugas. Dengan saat Gunung Agung masih di Level III (Siaga), masyarakat diimbau untuk tidak mendekat pada radius empat kilometer.
Terlebih hampir lima hari terakhir juga terjadi kebakaran hutan di salah satu lereng Gunung Agung, tepatnya berlokasi di Banjar Belong Desa Ban Kecamatan Kubu. Tim gabungan di Kabupaten Karangasem telah melakukan upaya pembuatan batas untuk langkah antisipasi jika api meluas, sehingga ia berharap api tidak akan sampai ke pemukiman warga.
"Mari sama-sama kita berdoa, semoga Gunung Agung tetap landai dan tenang. Pak Wisnu Widjaya (Deputi Bidang Sistem & Strategi BNPB) pernah berkata bahwa Gunung Agung sangat bersahabat, selalu menyapa dan memberi tanda-tanda jika akan terjadi erupsi," kata Rentin mengutip hasil diskusinya dalam sebuah kesempatan dengan Wisnu Widjaya.
"Jadi, mari kita kenali risiko dan bahaya Gunung Agung, siapkan strateginya, dan kita semua siap untuk selamat. Mari kita jaga alam dan alam akan jaga kita, ini jargon BNPB dan BPBD yang selaras dengan kearifan lokal Bali \'Tri Hita Karana\' menjaga keharmonisan hubungan terutama menjaga kelestarian lingkungan," ucap Rentin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.
HUT TNI ke-81 diperingati 5 Oktober 2026. Simak sejarah pembentukan TNI sejak BKR, TKR, TRI hingga menjadi TNI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan dari kedua arah.
Jerman ditahan Yunani 0-0 di UEFA Nations League. Hasil ini membuat peluang Die Mannschaft lolos ke Nations League Finals makin sulit.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 5 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan, terdiri dari 12 rute YIA-Tugu dan 12 rute Tugu-YIA.