JKN Tembus 36,4 Juta Peserta, Pekerja Informal Jadi Fokus 2026
Peserta JKN capai 36,4 juta jiwa. Pemerintah fokus perluas perlindungan pekerja informal termasuk ojol melalui aturan baru.
Wapres JK dalam konfrensi 'Asia Pasific Regional Conference on Localisation on Aid' di Jakarta, Selasa (27/8/2019) mendorong negara Asia Pasifik meningkatkan kerjasama penangan bencana./Bisnis-Anggara Pernando
Harianjogja.com, JAKARTA — Negara-negara di Asia Pasifik diminta meningkatkan koordinasi untuk bersama-sama melakukan upaya mitigasi terhadap segala bentuk potensi bencana.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan dewasa ini potensi bencana telah terpetakan. Meski begitu, kapan dan dimana lokasi terjadinya bencana ini belum diketahui.
"Maka kita semua harus siap menghadapi bencana yang mungkin akan timbul," kata Jusuf Kalla dalam pembukaan Asia Pasific Regional Conference on Localisation on Aid di Jakarta, Selasa (27/8/2019).
Menurut Wapres Kalla, masing-masing negara di Asia Pasifik memiliki beragam bencana berdasarkan kondisi geografi masing-masing.
Penanganan yang dilakukan juga beragam. Ia mengharapkan pertemuan para praktisi bencana ini dapat meningkatkan pengetahuan masing-masing pengelola penanganan bencana lebih baik.
"Banyak pelajaran dan banyak kearifan lokal untuk mengatasi bencana itu," katanya.
Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu mencontohkan saat tsunami terjadi di Aceh pada 2004, penduduk Pulau Simeulue yang paling dekat dengan daerah bencana justru menjadi daerah paling sedikit menderita korban jiwa.
Kondisi sebaliknya terjadi di kota Aceh. Air yang surut membuat penduduk beramai-ramai turun ke pantai mengambil ikan. Akibatnya ketika tsunami menerjang, kawasan yang relatif jauh dari pusat bencana ini menjadi wilayah dengan korban terbesar.
"Karena ada kebiasaan penduduknya, apabila ada gempa bumi langsung lari ke tempat tinggi sehingga[ketika gempa Aceh] mereka lari dan korbannya sangat sendikit. Tapi sebaliknya di kota Aceh," katanya.
Untuk itu, pola kearifan lokal ini harus digali oleh para penyelenggara penanganan bencana. Dengan pendekatan kearifan lokal ini maka korban yang ditimbulkan dapat diminimalisir sekecil mungkin.
"Yang terpenting persiapan mitigasi bencana untuk masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez geser Jorge Martin di puncak klasemen MotoGP 2026 usai GP San Marino. Keduanya sama-sama 274 poin, Marquez unggul jumlah kemenangan
Motorola mengisyaratkan Razr baru dengan desain lipat buku. Berbeda dari clamshell, perangkat ini masih dirahasiakan spesifikasi dan jadwalnya.
Kelok 23 Gunungkidul-Bantul mulai uji coba 14-20 September. Simak jam operasional dan kendaraan yang boleh melintas.
Scam wisatawan makin canggih. Kenali pembajakan reservasi hotel dan pesan penerbangan palsu agar tidak kehilangan uang saat liburan.
Agenda Jogja Senin 14 September 2026 diramaikan FKY Sleman Day, Festival Literasi, hingga cek kesehatan gratis.