Advertisement
Kaesang: Jujur Saya Pernah Punya Saham Batu Bara
Kaesang mampir booth Toyota. - BISNIS.COM/Aprianus Doni
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Kaesang Pangarep akhirnya mengakui dirinya pernah memiliki saham perusahaan batu bara.
Seringkali disinggung seolah-olah memiliki perusahaan batu bara sendiri setelah film dokumenter Sexy Killers dirilis di platform video Youtube, putra bungsu Presiden RI Joko Widodo tersebut akhirnya angkat suara.
Advertisement
“Selalu ada yang komen seolah-olah saya punya perusahaan batu bara,” tulis Kaesang melalui laman media sosial Twitter disertai dengan foto screen capture akun gosip Instagram lambe turah dan salah satu komentar warganet yang menyatakan dirinya memiliki perusahaan batu bara.
Tak lama berselang, Kaesang kembali mengunggah komentar warganet yang lagi-lagi menyatakan dirinya memang memiliki perusahaan batu bara.
BACA JUGA
“Banyak sekali yang mendoakan saya punya perusahaan batu bara,” sambungnya.
Dalam cuitan berikutnya, Kaesang akhirnya mengaku dirinya memang memiliki saham di perusahaan batu bara saat menanggapi komentar warganet yang meminta klarifikasi darinya melalui media sosial Twitter.
“Ya jujur saya pernah punya saham batu bara. Lha wong beli saham batu bara 100rb aja bisa kok,” ungkap Kaesang Pangarep.
Ya jujur saya pernah punya saham batu bara. Lha wong beli saham batu bara 100rb aja bisa kok https://t.co/e7Y0gWNrn7
— Kaesang Pangarep (@kaesangp) August 24, 2019
Pantauan Bisnis, beberapa emiten perusahaan batu bara memang masih memiliki harga murah di bawah Rp100.000 per 1 lot-nya, seperti emiten kode TOBA, BOSS, DOID, dan BUMI.
Selanjutnya, Kaesang berkata, dirinya dan Gibran memang tidak pernah mengklarifikasi memiliki saham di perusahaan batu bara, karena isu tersebut tidak berasal dari mulutnya. Sehingga warganet harusnya meminta klarifikasi langsung dari sumber yang menyebarkan berita tersebut.
Cuitan tersebut mendapatkan respons yang beragam dari warganet. Kebanyakan dari pengguna Twitter yang mengomentari cuitannya, berusaha memberikan informasi kalau memiliki saham bukan berarti memiliki keseluruhan perusahaan tersebut.
“Bener mas. Ayo kasih pelajaran investasi,” tulis akun @sekarfern.
“Yaaap bener itu. Yuk investasi saham. Jangan keseringan investasi benih saja,” tulis akun @Gldyprk.
“Baru 100 ribu aja toh.. saya yang punya BCA biasa aja mas.. hmm,” tulis akun @jeremowen__ yang langsung dibalas cuitannya oleh Kaesang.
Saya BCA belom punya, mahal
— Kaesang Pangarep (@kaesangp) August 24, 2019
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Kereta Bandara YIA 14 Maret 2026, Tugu-Bandara
- Daftar Rute Trans Jogja Terbaru dan Tarifnya di DIY
- Jadwal SIM Keliling Bantul 14 Maret 2026 dan Biaya Perpanjangan
- Jadwal Bus DAMRI Bandara YIA 14 Maret 2026, Tarif Rp80.000
- Jadwal SIM Keliling Jogja Maret 2026, Ini Lokasi dan Biayanya
- Bus Jogja-Pantai Parangtritis dan Baron Mulai Rp12.000
- Cek Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 14 Maret 2026
Advertisement
Advertisement








