Advertisement
Berita Bohong Bikin Ratusan Orang Sambangi Polres Tarakan
Ilustrasi hoaks. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, TARAKAN - Terkait kabar bohong atau hoaks bahwa beberapa warga mau ditahan karena kasus tanah dengan TNI AL, sekitar 100 warga RT15, Jalan Binalatung, Pantai Amal, mendatangi Polres Tarakan, Jumat (23/8/2019) sore.
Para warga, baik laki-laki maupun perempuan, berdatangan dengan menggunakan mobil bak terbuka menanyakan hal tersebut dan ditemui oleh Wakapolres Tarakan, Kompol Bambang Herkamto.
Advertisement
Salah satu warga Pantai Amal, Yusuf mengatakan, peristiwa terjadi pada Selasa (20/8/2019) dengan adanya tenda yang dipasang di tanah yang dianggapnya milik warga oleh pihak TNI AL untuk rencana pembangunan perumahan TNI AL.
"Justru hexa [alat berat] yang masuk, dan sebelumnya masyarakat bilang belum ada kesepakatan dan masyarakat bereaksi," kata Yusuf.
BACA JUGA
Kemudian adanya perusakan maka dianggap masyarakat merusak aset negara. Selanjutnya dipanggil oleh polisi untuk dimintai keterangan.
"Sudah ada 10 orang dimintai keterangan. Ada info katanya teman kami mau ditahan ternyata hoaks," kata Yusuf.
Sementara itu, Bambang mengatakan bahwa ada warga yang diperiksa demikian pula dengan pihak TNI.
"Dilaporkan perusakan propertinya, dan dimintai keterangan juga tidak ada yang ditahan," kata Wakapolres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement








