Advertisement
API Rekomendasikan Penggunaan Kapas AS untuk Industri Tekstil
Foto udara suasana pekerja menjemur kain batik di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (31/7/2019). Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, industri batik mendorong pertumbuhan sektor industri tekstil dan pakaian jadi dengan pencapaian 18,98% pada triwulan I tahun 2019, dengan target nilai ekspor batik nasional pada 2019 dapat meningkat hingga 6-8%. - Antara Foto/Harviyan Perdana Putra.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) merekomendasikan kepada pabrik tekstil dan produsen garmen untuk menggunakan kapas Amerika Serikat (AS) karena dinilai memiliki kualitas baik di level internasional.
Ketua API Ade Sudrajat mengatakan dalam industri tekstil, sangat penting bagi pabrik maupun produsen garmen hingga pengusaha pakaian memahami pentingnya menggunakan bahan berkualitas untuk proses produksi. Karena kualitas kapas sangat berpengaruh terhadap produk yang dihasilkan.
Advertisement
Salah satu jenis kapas yang memiliki kualitas terbaik di level internasional adalah kapas asal AS. Hasil penelitia nmengenai label di AS, Tiongkok, India, Kanada, Inggris menunjukkan bahwa kapas AS lebih diminati daripada yang lain. Bahkan sejak 1989, lebih 3,8 miliar produk telah menggunakan kapas AS.
“API akan selalu mendorong pelaku-pelaku penting dalam industri ini untuk terus belajar mengenai pentingnya menggunakan kapas asal AS yang berkualitas, karena pemahaman mereka [produsen] akan hal ini juga tentu akan membawa dampak yang baik untuk perkembangan bisnis mereka,” ungkap Ade dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (23/8/2019).
BACA JUGA
Guna meningkatkan kesadaran produsen garmen batik akan kualitas kapas AS, Cotton Council International (CCI) dengan label Cotton USA bekerja sama dengan API menyelenggarakan seminar dengan tajuk Cotton USA dalam Kain dan Pakaian Batik di Yogyakarta, Rabu (21/8/2019). Dalam kegiatan itu juga mempertemukan beberapa pihak yang berperan penting dalam industri batik Indonesia, mulai dari pemerintah, asosiasi tekstil Indonesia, perancang busana,hingga perusahaan tekstil.
Perwakilan CCI Indonesia Anh Dung (Andy) menyatakan komitmennya untuk meningkatkan perhatian publik akan pentingnya kapas berkualitas tinggi, terutama kapas asal AS yang sudah digunakan sebagai material dasar pembuatan bahan dari berbagai merek fashion dunia.
“Kami berharap para pengusaha lokal dan pabrik tekstil di Indonesia dapat mengetahui lebih dalam mengenai kualitas kapas asal AS yang dapat diaplikasikan untuk produksi tekstil batik,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Solo ke Jogja Bebas Macet, Cek Jadwal KRL Palur-Jogja, Senin 23 Maret
- Senin Mau ke Solo? Simak Jadwal Keberangkatan KRL Jogja-Solo, 23 Maret
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Terbaru Senin 23 Maret 2026
- Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini Senin 23 Maret 2026: Waspada Hujan Ringan
- Jadwal KA Prameks Kutoarjo-Jogja Terbaru Senin 23 Maret 2026
- SIM Mati Pas Libur Lebaran 2026, Cek Jadwal Perpanjangan
- Prediksi Lonjakan Parkir Wisata Lebaran Jogja 2026: Cek Tarif Resmi
Advertisement
Advertisement








