Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar 2026 karena Situasi Timur Tengah
Yamaha menarik tim Monster Energy dan Prima Pramac dari MotoGP Qatar 2026 akibat situasi Timur Tengah. Empat pembalap dipastikan absen.
Ilustrasi barista/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya siap memberdayakan sejumlah anak jalanan di Kota Surabaya, Jawa Timur, menjadi barista atau penyaji kopi kepada pelanggan di Kedai Kopi Anak Negeri kawasan area parkir Kantor Dinas Sosial Surabaya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Supomo, di Surabaya, Senin, mengatakan pihaknya berusaha untuk memberikan solusi kepada para anak-anak jalanan agar bisa menjadi pemuda yang kreatif dan mandiri, dan sekaligus bisa menciptakan peluang kerja sendiri.
"Semangatnya adalah pemberdayaan," kata Supomo.
Menurut dia, para Barista besutan Dinsos Surabaya ini nantinya akan difasilitasi berbagai alat dan perlengkapan pembuatan kopi, sekaligus juga disiapkan kedai berupa container box serta lokasi untuk berjualan.
Adapun sistem pelatihannya, lanjut dia, adalah "learning by doing" (belajar sambil bekerja). Bahkan, lanjut dia, pihaknya juga sudah mendapatkan dukungan dari manajemen hotel Accor Group yang siap menampung para barista anak jalanan binaan Dinsos Surabaya untuk magang di sejumlah hotelnya.
Supomo mengaku jika proses pelatihan dan pengadaan alat dan perlengkapan pembuatan kopi untuk barista anak jalanan adalah hasil kerja sama dari berbagai pihak yang selama ini mendukung program sosial di instansinya.
"Tenaga ahli yang memberikan pelatihan adalah relawan, dan pengadaan alat dan perlengkapan pembuatan kopi bisa kami dapatkan dari CSR. Yang pasti biayanya tidak mahal, namun hasilnya cukup signifikan," katanya.
Supomo berharap agar program terbaru ini bisa mendapatkan dukungan dari semua pihak karena bertujuan sosial atau tidak mencari keuntungan yakni memberdayakan anak jalanan yang berlatar belakang keluarga tidak mampu.
"Caranya mudah, cukup dengan meramaikan kedai kopi para anak jalanan yang kami namakan Kedai Kopi Anak Negeri. Karena dengan membeli hasil karya mereka, akan mendapat dua keuntungan sekaligus yakni mendapatkan minuman kopi yang nikmat dengan berbagai varian, juga menjadi tabungan ibadah karena membantu kaum tidak mampu," ujarnya.
Supomo mengatakan jika pihaknya akan segera melakukan peresmian Kedai Kopi Anak Negeri di area parkir Kantor Dinsos Surabaya dalam waktu dekat ini. Untuk jangka pendek, kata dia, pihaknya berencana membuka tiga titik dan selanjutnya akan berusaha untuk masuk di berbagai tempat yang memungkinkan seperti di pusat-pusat perbelanjaan, hotel dan lainnya.
"Saat ini baru tiga orang, dan ini memang pilot project. Karena untuk merekrut anak jalanan yang berminat memang tidak gampang, apalagi anak jalanan yang berlatar belakang komunitas punk yang hanya berfikir soal kebebasan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yamaha menarik tim Monster Energy dan Prima Pramac dari MotoGP Qatar 2026 akibat situasi Timur Tengah. Empat pembalap dipastikan absen.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 di MPP, SIM Keliling SCH, dan SIMMADE beserta jam layanan serta persyaratannya.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.