Toyota Buka Lagi Pesanan Land Cruiser 70, Kini Pakai AdBlue
Toyota kembali membuka pemesanan Land Cruiser 70 di Australia dengan mesin 2.800 cc yang kini memenuhi standar emisi Euro 6d.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, Oracle Corporation, mencatat penurunan jumlah tenaga kerja secara signifikan hingga sekitar 21.000 karyawan sepanjang tahun terakhir, seiring gelombang restrukturisasi internal yang dilakukan perusahaan serta percepatan adopsi kecerdasan artifisial (AI) dalam operasional bisnis globalnya.
Oracle Corporation mengalami perubahan struktur tenaga kerja yang cukup besar, di mana berdasarkan laporan tahunan yang dikutip dari The Register, jumlah karyawan perusahaan turun dari sekitar 162.000 orang pada Juni 2025 menjadi 141.000 orang pada Juni 2026.
Penurunan tersebut mencakup pemangkasan sekitar 9.000 pekerja di Amerika Serikat serta 12.000 karyawan di berbagai wilayah internasional sebagai bagian dari strategi efisiensi perusahaan.
Manajemen Oracle menyebut bahwa langkah restrukturisasi tersebut merupakan bagian dari adaptasi teknologi yang tidak terhindarkan di tengah transformasi bisnis menuju era digital berbasis cloud dan kecerdasan buatan.
“Restrukturisasi dan reorganisasi tenaga kerja berkala kami dapat mengganggu. Penerapan teknologi AI di seluruh operasional kami telah menghasilkan dan mungkin terus menghasilkan pengurangan tenaga kerja,” tulis Oracle dalam laporan tahunan tersebut.
Perusahaan juga memberikan sinyal bahwa kebijakan efisiensi serupa berpotensi kembali dilakukan di masa mendatang sebagai bagian dari penyesuaian strategi bisnis global.
“Kami mungkin menginisiasi rencana restrukturisasi baru di masa depan,” tambah manajemen.
Efisiensi untuk Investasi AI dan Cloud
Langkah pengurangan tenaga kerja ini disebut berkaitan erat dengan strategi perusahaan untuk mengalihkan sumber daya ke investasi infrastruktur pusat data (data center) berbasis AI yang membutuhkan modal besar dalam pengembangannya.
Rumor mengenai pemutusan hubungan kerja di internal Oracle sebenarnya telah beredar dalam beberapa bulan terakhir, seiring meningkatnya fokus perusahaan pada penguatan bisnis cloud computing dan kecerdasan buatan.
Meski demikian, manajemen mengakui bahwa kebijakan tersebut memiliki risiko terhadap stabilitas organisasi, termasuk potensi kekurangan tenaga kerja dengan keahlian tertentu serta turunnya moral karyawan.
“Restrukturisasi ini juga dapat menyebabkan kekurangan karyawan yang memiliki keahlian memadai dalam peran tertentu, hilangnya pengetahuan institusional yang berharga, serta kerusakan pada moral dan retensi karyawan,” papar manajemen.
Strategi Perusahaan di Tengah Persaingan AI
Menanggapi kondisi tersebut, Oracle menegaskan bahwa langkah penyesuaian ini dilakukan untuk menjaga daya saing perusahaan di pasar global yang semakin kompetitif, khususnya di sektor cloud dan AI.
Perusahaan menyatakan akan terus menyeimbangkan kebutuhan sumber daya manusia dengan investasi teknologi agar tetap mampu menghadirkan produk dan layanan berbasis kecerdasan buatan secara optimal.
“Seiring berkembangnya bisnis cloud dan AI kami, kami akan terus menyeimbangkan sumber daya kami dan merestrukturisasi grup pengembangan kami untuk membantu memastikan kami memiliki orang-orang yang tepat dalam menghadirkan produk cloud dan AI terbaik kepada pelanggan kami di seluruh dunia,” ujar manajemen Oracle.
Fenomena efisiensi tenaga kerja akibat dorongan investasi AI ini tidak hanya terjadi pada Oracle, melainkan juga dialami sejumlah perusahaan teknologi besar lainnya, termasuk Microsoft, yang turut melakukan pengurangan tenaga kerja sebagai bagian dari strategi penyesuaian bisnis global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toyota kembali membuka pemesanan Land Cruiser 70 di Australia dengan mesin 2.800 cc yang kini memenuhi standar emisi Euro 6d.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Festival Kethoprak DIY 2026 resmi digelar di Alun-Alun Sewandanan Pura Pakualaman Yogyakarta, Jumat (7/8/2026)
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 8 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Kadin Sleman menilai tantangan UMKM semakin kompleks. Pelaku usaha didorong memperkuat inovasi, digitalisasi, legalitas, dan tata kelola untuk meningkatkan daya
Pemkab Kulonprogo menerapkan strategi ganda untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Strategi penanganan kemiskinan men