Ada Bupati Menang Pilkada karena Gerindra, Sekarang Pingin kembali ke PDIP. Siapa Dia?

Bupati Yuni bersama suaminya Akbar Zulkifli Oesman mengacungkan jari kelingking yang sudah dicelupkan ke tinta seusai menggunakan hak pilihnya di TPS 21 Kroyo, Karangmalang, Sragen, Rabu (17/4/2019). (Solopos - Tri Rahayu)
13 Agustus 2019 10:37 WIB Tri Rahayu News Share :

Harianjogja.com, SRAGENBupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memutuskan untuk meninggalkan partai pengusungnya dalam Pilkada 2015 lalu yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan kembaii ke PDI Perjuangan (PDIP). 

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sriyanto Saputro menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai hal tersebut. Sriyanto menyampaikan Yuni sudah mengundurkan diri dari Partai Gerindra sejak sebulan lalu atau Juli 2019.

Sriyanto menyatakan Gerindra tidak mempersulit Yuni karena pengunduran diri itu menjadi hak Yuni.

“Dulu ketika beliau tidak dapat rekomendasi untuk maju pilkada kemudian Gerindra terbuka. Kemudian beliau maju Pilkada 2015 dan menang sehingga sekarang menjadi Bupati Sragen. Setelah itu beliau mengundurkan diri dari Gerindra. Ya, biarlah masyarakat yang menilai saja,” ujarnya.

Gerindra berharap ada kader Gerindra yang bisa tampil dalam Pilkada 2020 mendatang. Sriyanto mengaku sudah menjalin komunikasi dengan partai lain untuk kepentingan Pilkada 2020.

Sriyanto belum menyebut sosok yang bakal diusung dalam pilkada mendatang. Sebagaimana diinformasikan, Yuni yang dipecat dari PDIP pada 2015 lalu mengajukan rehabilitasi untuk kembali menjadi kader PDIP. Pengajuan rehabilitasi itu sudah dibawa ke Sidang Komisi Rehabilitasi Kongres V PDIP di Bali, beberapa waktu lalu.

Sumber : solopos.com