209 Penerbangan di Bandara Soetta Batal akibat Erupsi Anak Krakatau
209 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, PALANGKA RAYA--Penyelam tradisional asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah, berhasil menemukan seorang mayat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) di dasar Sungai Rungan pada Senin (12/8/2019) sekitar pukul 18.40 WIB. Pencarian tersebut juga dibantu oleh sejumlah tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Lembaga Adat dan masyarakat di daerah itu.
"Sekitar 12 jam pencarian dilakukan oleh pihak tim gabungan, dan akhirnya korban ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi," kata Camat Bukit Batu Erwin saat dihubungi melalui via telepon seluler, Senin (12/8/2019).
Erwin mengatakan, jenazah Ricky Dwi Hari Yanto ditemukan di dasar sungai oleh seorang penyelam asal Kota Palangka Raya dengan menggunakan alat bantu pernafasan untuk melakukan pencarian tersebut. Usai dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan penanganan oleh tim dokter forensik setempat.
"Mayatnya ditemukan bukan dalam keadaan mengambang, tapi di temukan di dasar sungai," katanya.
Erwin mengungkapkan, penemuan jasad mahasiswa asal Dusun Kraja Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kali Baru, Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur itu, tidak jauh dari tempat tenggelamnya korban.b "Dari jarak dia tenggelam dan ditemukan itu diperkirakan sekitar 20-30 meter saja. Kini jenazah sudah berada di rumah sakit doris," bebernya.
Pihaknya juga mengatakan, bahwa korban saat ini masih menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Palangka Raya AKP Hemat Siburian membenarkan mengenai kabar ditemukannya mahasiswa UGM yang tenggelam di DAS Rungan.
"Benar korban sudah ditemukan dan jenazah yang bersangkutan sudah kami evakuasi serta di bawa ke RSUD Dr Doris Sylvanus Palangka Raya," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
209 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kemenpar meminta keselamatan penerbangan menjadi prioritas di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan potensi pembatalan penerbangan.
DPRD Bantul mendorong pemetaan wilayah kekeringan dan pembangunan sumur bor serta jaringan air bersih sebagai solusi permanen.
Kemenhub memastikan refund tiket pesawat 100 persen bagi penumpang terdampak pembatalan penerbangan akibat abu erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.