AI Tak Sekadar Teknologi, Ini Tantangan Bagi Perguruan Tinggi
Perkembangan AI dinilai harus tetap berpijak pada martabat manusia, kemampuan berpikir kritis, etika, dan tanggung jawab.
Enzo Zenz Allie, Taruna AKmil keturunan Prancis. - Ist/ Twitter @GuritnaPranama
Harianjogja.com, JAKARTA-- Seorang pemuda keturunan Perancis bernama Enzo Zenz Allie yang lolos seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil) dikabarkan terindikasi simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta pada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto lebih waspada dalam hal penyeleksian Taruna Akmil.
"Saya belum koordinasi lagi sama Panglima TNI. Saya akan sampaikan ke Panglima agar diwaspadai lagi," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/8/2018).
Terkait perekrutan Enzo, mantan Panglima TNI itu menyebut bukan soal kecolongan atau tidak. Moeldoko menuturkan, ada hal yang tidak terdeteksi informasi yang viral di media sosial.
"Artinya, bahwa sesuatu itu undetected. Tetapi ingat, di TNI itu penilaian terus menerus, sangat ketat. Pasti akan ketahuan nanti kalau muncul penyimpangan-penyimpangan perilaku," kata dia.
Nama Enzo, Taruna Akademi Militer (Akmil) TNI sebelumnya viral setelah diwawancarai Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam bahasa Perancis.
Tak lama setelah itu, muncul foto orang mirip Enzo dengan membawa bendera bertuliskan Tauhid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Perkembangan AI dinilai harus tetap berpijak pada martabat manusia, kemampuan berpikir kritis, etika, dan tanggung jawab.
Basarnas memusatkan pencarian jurnalis hilang di Sektor X selatan Gunung Anak Krakatau dengan area pencarian mencapai 6.024 NM persegi.
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Fornazari mencetak gol perdana untuk PSS Sleman, tetapi rela menukar gol tersebut dengan kemenangan Super Elja.
Aghniny Haque mempelajari bahasa isyarat arkais yang langka untuk memerankan Melor dalam film horor Malaysia, Khadam.