Polisi Bongkar Jaringan Vape Etomidate, Tiga Orang Jadi Tersangka
Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan vape etomidate. Empat orang diamankan, tiga ditetapkan sebagai tersangka, sementara Jule direhabilitasi.
Calon pamong praja muda berbaris menuju lapangan untuk mengikuti pelantikan pamong praja muda angkatan XXVI di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (6/8/2019). /Antara Foto.
Harianjogja.com, SUMEDANG--Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan kepada 744 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang dilantik dapat menjadi pengayom masyarakat lantaran lulusan IPDN dapat menentukan kemajuan bangsa dan negara ke depan.
"Anda adalah alat pemersatu dan perekat bangsa. Anda adalah pemimpin daerah yang harus demokratis. Mendengarkan suara rakyat dan melayani masyarakat secara keseluruhan. Menjalani janji dan tekad anda untuk membangun bangsa," kata Wapres dalam sambutannya pada pelantikan itu, di Lapangan Parade Abdi Praja Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (6/8/2019).
Menurut dia, masyarakat sekarang sudah sangat maju, kritis dan terbuka terhadap banyak hal. Hal tersebut menjadikan masyarakat ke depan mempunyai kebutuhan yang lebih luas.
"Sebagai Pamong Praja, anda mempunyai kewajiban yang baik. Melayani masyarakat secara keseluruhan, cepat, sederhana, murah dan tuntas serta memuaskan dan yang penting adil untuk semua," ungkapnya.
Selain itu JK mengingatkan agar para pamong yang baru dilantik jangan pernah memberikan pelayanan kepada masyarakat secara asal-asalan karena para praja ini telah dididik dan dibekali ilmu pemerintahan serta di sumpah.
"Jangan bekerja lambat, jangan berbelit belit, Tidak kerja yang tidak tuntas. Karena pelayanan adalah tugas anda semua. Karier anda di masa datang akan ditentukan apa yang dibuat di masa kini," tuturnya.
JK juga meminta agar para pamong praja ini mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi untuk membangun daerah lain. Maka, lulusan IPDN yang dilantik hari ini tidak ditugaskan di daerah asal, namun ditugaskan di daerah lain, menyebar dari Sabang sampai Merauke.
"Anda bukan pemimpin daerah lagi, tapi pemimpin bangsa ini ke depan. Anda pemimpin muda yang kita harapkan pada masa depan anda akan menempati posisi penting," katanya.
Di tempat yang sama, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebutkan para praja IPDN yang lulus tidak lagi ditempatkan di daerah pendaftarannya, namun para ASN muda ini akan disebar ke seluruh penjuru tanah air.
"Nantinya Pamong Praja Muda ini akan ditempatkan di daerah penugasan dengan sistem cross provinsi khususnya di daerah perbatasan, pedalaman dan pulau terluar dengan masa kerja minimal dua tahun yang ditugaskan," kata Tjahjo.
Dimana, secara khusus melaksanakan Nawa Cita dengan menghadirkan pemerintahan dekat dengan masyarakat, melayani masyarakat dengan hati yang tulus dan penuh dedikasi atas dasar tanggung jawab yang tinggi dalam koridor poros pemerintahan dalam negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan vape etomidate. Empat orang diamankan, tiga ditetapkan sebagai tersangka, sementara Jule direhabilitasi.
Ekspansi ekonomi digital menuntut kepastian identitas, kepatuhan PSE, dan keamanan transaksi untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Sebanyak 1.100 pelari meramaikan Bank Jateng Friendship Run di Kota Semarang, Minggu (20/9/2026)
Petani Temanggung diminta waspadai serangan hama saat kemarau karena cuaca panas dan kering dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Pajak marketplace atau PPh 22 berlaku 1 November 2026. Ekonom mendorong pemungutan otomatis dan terintegrasi agar ramah UMKM.
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.