Basarnas Setop Monitoring KMP Mutiara Sentosa II, 238 Korban Terdata
Basarnas menghentikan monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari penyisiran. Sebanyak 238 korban dipastikan telah terdata dan dievakuasi.
Ilustrasi gempa bumi/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA--Gempa bumi bermagnitudo 5,3 mengguncang Laut Maluku bagian Utara pada Selasa (6/8/2019) pukul 10.51 WIB tidak berpotensi tsunami.
Informasi dari Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Tiar Prasetya yang diterima di Jakarta, Selasa, pusat gempa berada di 2.20 Lintang Utara, 126.47 Bujur Timur pada kedalaman 10 kilometer.
Jarak pusat gempa pada 137 kilometer Tenggara Ondong - Kepulauan Sitaro Sulawesi Utara, atau 156 kilometer Barat laut Halmahera Barat Maluku Utara, 168 kilometer Barat Laut Jailolo, atau 186 kilometer Barat Laut Ternate Maluku Utara.
"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," kata Tiar.
Getaran gempa dirasakan di Bitung pada skala II-III MMI di Manado II MMI dan Siau II-III MMI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas menghentikan monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari penyisiran. Sebanyak 238 korban dipastikan telah terdata dan dievakuasi.
Temuan beras fortifikasi tak sesuai standar mendorong Bapanas memperluas pengawasan terhadap 40 merek di 11 provinsi.
Simak harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold8, Z Flip8, dan Z Fold8 Ultra, termasuk layar, kamera, chipset, baterai, dan memori.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi 35.936 peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menargetkan kenaikan 10 kali lipat.
Kota Magelang dinilai punya potensi menjadi contoh toleransi beragama melalui keberagaman, dialog lintas iman, dan gotong royong.
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak melintasi Indonesia. Simak waktu puncak GMT dan cara menyaksikannya dengan aman.