Pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN Capai 19,35 Persen
Progres pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN mencapai 19,35 persen, melampaui target dan ditopang berbagai inovasi konstruksi dari WIKA.
Ilustrasi gempa bumi/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA--Gempa bumi bermagnitudo 5,3 mengguncang Laut Maluku bagian Utara pada Selasa (6/8/2019) pukul 10.51 WIB tidak berpotensi tsunami.
Informasi dari Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Tiar Prasetya yang diterima di Jakarta, Selasa, pusat gempa berada di 2.20 Lintang Utara, 126.47 Bujur Timur pada kedalaman 10 kilometer.
Jarak pusat gempa pada 137 kilometer Tenggara Ondong - Kepulauan Sitaro Sulawesi Utara, atau 156 kilometer Barat laut Halmahera Barat Maluku Utara, 168 kilometer Barat Laut Jailolo, atau 186 kilometer Barat Laut Ternate Maluku Utara.
"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," kata Tiar.
Getaran gempa dirasakan di Bitung pada skala II-III MMI di Manado II MMI dan Siau II-III MMI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Progres pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN mencapai 19,35 persen, melampaui target dan ditopang berbagai inovasi konstruksi dari WIKA.
Kuota pendakian Gunung Merbabu via Gancik penuh. Ratusan pendaki gagal naik meski antre berjam-jam saat libur panjang.
Pelemahan rupiah jadi peluang emas pariwisata Indonesia. Wisatawan asing diprediksi meningkat dan tinggal lebih lama.
Iran klaim kontrol penuh Selat Hormuz. Ketegangan dengan AS meningkat, ancam jalur distribusi minyak dunia.
Jumlah santri baru di Jateng turun hingga 20% pada 2025, NU akui dampak kasus kekerasan dan dorong reformasi pesantren.
WMO memprediksi suhu global terus naik hingga 2030. Peluang besar rekor panas baru dan dampak ekstrem perubahan iklim.