Listrik Padam, Penumpang MRT Dievakuasi

Depo Mass Rapid Transit (MRT) Lebak Bulus, di Jakarta - JIBI/Feni Freycinetia
04 Agustus 2019 14:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemadaman listrik di Jakarta dan sekitarnya berdampak pada sektor transportasi publik.

Empat kereta Moda Raya Terpadu (MRT) atau yang biasa disebut kereta ratangga harus terhenti di stasiun bawah tanah. Hal tersebut terkena imbas dari padamnya listrik yang terjadi pada pukul 11.48 WIB.

Division Head Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, matinya listrik mengakibatkan pasokan listrik terhenti. Sehingga beberapa kereta yang sedang beroperasi harus berhenti di tengah jalan.

"MRT Jakarta mendeteksi pasokan listrik dari PLN terhenti mulai 11:50 hari ini 4 Agustus 2019. Tim Operation Control Center (OCC) MRT mendeteksi 4 kereta ratangga terhenti diantara stasiun bawah tanah," ujarnya kepada Okezone-jaringan Harianjogja.com, Minggu (8/4/2019)

MRT Jakarta juga langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk membantu pross evakuasi. Karena pada saat kereta berhenti ada beberapa penumpang yang ada didalamnya.

"Dan saat ini dalam proses evakuasi," ucapnya.

Pihak MRT membuka pintu Platform Screen Door (PSD) secara manual untuk proses evakuasi. Tim Operasi dan Pemeliharaan saat ini memastikan seluruh proses evakuasi berjalan dengan aman.

"Informasi detail akan kami informasikan lebih lanjut. MRT Jakarta menempatkan aspek keamanan dan keselamatan sebagai prioritas utama kami," jelasnya

Sementara itu, akun @Adriansyahyasin. Akun tersebut mentweet jika MRT dan KRL mati. Bahkan tidak hanya di Jakarta, mati listrik juga terjadi di Bogor.

"Jakarta power outage ini buset. MRT mati, KRL mati, semua mati, wow. Temenku di Kalibata, Tanjung Priok, sama Kelapa Gading, sampe Cibinong konfirmasi hal yang sama. Ada apa?," tweetnya

Sumber : Okezone.com