Advertisement
BMKG Bantah Kabar Akan Terjadi Gempa Magnitudo 9,0 yang Viral di Medsos
Sejumlah anggota TNI membongkar rumah yang rusak akibat gempa di Kampung Jaura, Pandeglang, Banten, Sabtu (3/8/2019). Puluhan anggota TNI dari Batalyon Infantri 320/Badak Putih melakukan bakti sosial untuk membantu para korban gempa Jumat (2/8) malam mengakibatkan seorang meninggal dan 112 rumah rusak di Banten. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono menegaskan bahwa gempa bumi belum dapat diprediksi, oleh karena itu masyarakat diminta tidak termakan isu.
Rahmat menegaskan hal itu lewat keterangan tertulisnya pada Sabtu (3/8/2019). Menurut dia, viralnya di media sosial bahwa akan terjadi gempa besar berkekuatan M 9,0 pascagempa Banten M 6,9 adalah tidak benar.
Advertisement
Terhadap isu itu Rahmat memberi penjelasan sebagai berikut:
1. Isu yang berkembang tersebut tidak benar, karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun: kapan, di mana, dan berapa kekuatannya.
2. Gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stres) di zona tersebut, pengaruh penjalaran stress untuk proses selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui.
3. Teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempa bumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempa bumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dlm waktu dan lokasi yg relatif berdekatan).
4. Masyarakat diimbau agar tetap tenang namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
5. Melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi. Siapkan bangunan rumah Anda sesuai dengan konstruksi aman gempa, siapkan perabotan-perabotan yang kuat dan dapat menjadi tempat perlindungan sementara saat terjadi gempa, siapkan jalur evakuasi yang aman di lingkungan tempat tinggal Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tol Jogja-Solo Jadi Titik Terpadat Arus Mudik Tahun Ini, Ini Datanya
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Vitamin D3 Dikaitkan Penurunan Risiko Serangan Jantung Ulang
- Cek Izin Properti di Sleman Bakal Bisa lewat Peta Digital
- Libur Lebaran Sepi, Wisata Bantul Kehilangan Puluhan Ribu Wisatawan
- Dua Letusan Pagi Ini Semeru Semburkan Abu Hingga 1 Kilometer
- THR di Kulonprogo Sepi Aduan, Disnaker Tetap Siaga
- Tak Perlu Suplemen Ini Cara Penuhi Vitamin D Harian
- Viral Donasi di Stasiun Tugu Jogja Bikin Resah, Ini Kata PT KAI Daop 6
Advertisement
Advertisement







