Prakiraan Cuaca Rabu 19 Agustus 2026, Berawan Tebal
BMKG memprakirakan Jogja berawan tebal hari ini, Rabu 19 Agustus 2026. Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi hujan sedang hingga lebat
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, LAMPUNG TIMUR-- Demi menjaga hasil panennya, petani jengkol Desa Maringgai, Lampung Timur, rela menginap di ladang untuk menjaga buah jengkol yang akan dipanen dalam beberapa hari ke depan.
"Saya dan sejumlah petani jengkol rela menginap di ladang saat musim seperti ini, karena takut jengkol yang sudah tua dan siap panen hilang," kata Ayu, petani jengkol setempat, Kamis (1/8/2019).
Ketakutan petani jengkol untuk meninggalkan ladang jengkol pada malam dan pagi hari, karena banyaknya buah jengkol siap panen yang habis dimakan oleh kelelawar dan digasak pencuri.
"Saya takut buah jengkol yang siap dipanen ini hilang dimakan kelelawar atau dipanen orang, jadi lebih baik saya beserta suami dan saudara menginap di ladang", katanya.
Selain dengan cara menginap di ladang, petani jengkol juga mengantisipasi kerugian akibat gagal panen dengan cara memasang jaring di sekitar pohon jengkol.
"Supaya tidak rugi seperti panen sebelumnya saya pasang jaring di sekeliling pohon jengkol supaya kelelawar tersangkut dan tidak makan buah jengkol," ujar Ayu.
Hal yang sama dikatakan oleh Saparudin, salah seorang petani jengkol. Panen jengkol saat ini berbeda-beda tiap ladang, meskipun harga normal Rp25.000 per kilogram.
"Akan tetapi kita takut juga kalau seperti ladang sebelah yang rugi hingga Rp7 juta akibat dicuri orang dan dimakan kelelawar," katanya.
Menurutnya, bila harga jengkol jauh lebih tinggi lagi daripada saat ini, akan lebih banyak lagi petani jengkol yang rela meninggalkan rumahnya dan menginap di ladang bersama keluarga.
"Kalau harga naik, banyak sekali petani yang pindah rumah ke ladang dengan membawa kasur, membawa lampu dan mengajak keluarga hanya untuk menjaga pohon jengkol yang terdiri dari 15 hingga 25 batang," kata Saparudin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan Jogja berawan tebal hari ini, Rabu 19 Agustus 2026. Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi hujan sedang hingga lebat
Hari Kanker Paru Sedunia, AstraZeneca mendorong penguatan navigasi pasien untuk mempercepat diagnosis, rujukan, dan pengobatan kanker paru.
Pieter Huistra menyebut progres PSS Sleman mencapai 70-75%. Fisik pemain 80%, sedangkan taktik 70-75% jelang Super League.
Vin Diesel mengungkap Fast Forever mulai syuting Desember 2026. Film utama ke-11 Fast & Furious ini dijadwalkan tayang Maret 2028.
Inklusi keuangan DIY mencapai 98,74 persen, peringkat kedua nasional. OJK masih fokus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Kemenkes membangun rumah sakit lapangan di Ruteng untuk korban gempa. Fasilitas dilengkapi ruang operasi dan ditargetkan 100 tempat tidur.