Para Tokoh Politik Sudah Akur, Masyarakat Harus Akhiri Perpecahan

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). - Antara/Puspa Perwitasari
25 Juli 2019 11:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Masyarakat diminta untuk mengakhiri perpecahan yang sempat terjadi saat gelaran Pilpres 2019. Sebab, di puncak pimpinan sudah menunjukkan kembalinya persatuan yakni melalui pertemuan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada Rabu (24/7/2019) kemarin. 

"Jangan ada lagi muncul friksi-friksi atau perpecahan yang membuat masyarakat menjadi resah. Kami bersama para aktivis mengajak masyarakat agar tidak ada lagi perpecahan, ujaran kebencian dan jangan ada lagi hoaks," kata seniman Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Amien Kamil kepada Okezone di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Menurutnya, sesama anak bangsa sejatinya saling bahu-membahu menjaga persatuan, menjaga suasana sejuk, karena hal itu sangat dibutuhkan seluruh lapisan masyarakat, berbagai suku dan agama di Indonesia.

"Walau terdiri dari berbagai macam suku dan berdiam di berbagai macam pulau di Indonesia kita harus menjaga persatuan," ujarnya.

Tak lama lagi Indonesia akan merayakan HUT kemerdekaannya yang ke-74 tepat pada 17 Agustus 2019 mendatang. Dirinya pun berharap agar seluruh rakyat kembali bersatu untuk membangun Tanah Air lebih baik ke depan. Sehingga, Indonesia kembali mempunyai taring di Asia Tenggara bahkan Asia.

"Rayakan kemerdekaan ini dengan sebuah itikad baik untuk saling menjaga persatuan sampai nanti pelantikan Jokowi menjadi Presiden Indonesia kedua kalinya bersama KH Maruf Amin," katanya menandaskan.

Sumber : Okezone.com