Indonesi-Singapura Negosiasikan Penghindaran Pajak Berganda

Presiden Joko Widodo (kanan) menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/7/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A
17 Juli 2019 16:37 WIB Yodie Hardiyan News Share :

Harianjogja.com, BOGOR -- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan pemerintah Indonesia dan Singapura akan memulai negoisasi perjanjian penghindaran pajak berganda (avoidance of double taxation).

Pernyataan itu disampaikan oleh Retno seusai mendampingi Jokowi ketika menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Istana Kepresidenan Bogor, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/7/2019). Kendati demikian, Retno memastikan tidak ada pembicaraan soal isu pajak tersebut antara Vivian dan Jokowi dalam pertemuan tertutup selama 30 menit.

"Ada juga perjanjian yang akan segera kita mulai negosiasinya, ini masih dalam persiapan yaitu avoidance of double taxation," kata Retno di Istana Bogor.

Perjanjian penghindaran pajak berganda (P3B) atau tax treaty merupakan perjanjian internasional perpajakan antar dua negara yang dibuat untuk menghindari pemajakan ganda agar tak menghambat perekonomian dua negara. Kebijakan ini salah satunya juga dimanfaatkan untuk mencegah praktik penghindaran pajak.

Berdasarkan catatan Bisnis-jaringan Harianjogja.com, Pemerintah Singapura pernah meminta pembahasan pajak berganda. Pada 2017, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah menyatakan pemerintah Indonesia akan meninjau ulang seluruh perjanjian dengan negara-negara yang memiliki kerja sama perpajakan. Seperti diketahui, perjanjian kesepakatan pajak berganda itu diterapkan kepada semua negara mitra investasi Indonesia.

Sementara itu, Retno menyatakan Indonesia dan Singapura telah menyelesaikan perjanjian investasi bilateral. Singapura, menurut Retno, adalah negara pertama dimana Indonesia telah menyelesaikan perjanjian investasi generasi yang baru.

"Karena yang dulu bilateral treaty agreementnya kan lama kemudian diganti generasi baru dan Singapura termasuk negara pertama dimana kita sudah menyelesaikan investment treaty tersebut," kata Retno.

Sebagai gambaran, hubungan Indonesia dan Singapura bukan hanya sebagai negara tetangga. Singapura adalah negara dengan nilai investasi terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi dari Singapura di Indonesia mencapai US$1,7 miliar pada kuartal I/2019 atau lebih tinggi dibandingkan dengan China, Jepang, Malaysia dan Hong Kong.

Sumber : Bisnis.com