Soal Wacana Pembebasan Tersangka Makar, Begini Penjelasan Wapres JK ...

Wakil Presiden Jusuf Kalla - Bisnis/Anggara Pernando
16 Juli 2019 19:07 WIB Anggara Pernando News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA --Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan bahwa wacana pembebasan tersangka gerakan Makar Habil Marati maupun tersangka lainnya harus dilihat dalam konstruksi keamanan dan keberlangsungan bernegara. Menurutnya, wacana pembebasan yang sempat dianggap sebagai bagian dari rekonsiliasi Prabowo-Joko Widodo dinilai tidak saling berkaitan.

"Kalau memang tidak berbuat apa-apa, tidak berbuat yang membahayakan [negara tentu] akan dipertimbangkan," kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Menurutnya wacana yang disampaikan oleh Ketua Tim Hukum TKN Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza  Mahendra merupakan sebuah gagasan. Meski begitu, peran Yusril sebagai pengacara yang membela kepentingan kliennya juga harus dicermati.

"Pak Yusril kan pengacara [tersangka Makar Habil Marati] , ada tugas pengacara membebaskan kliennya. kalau Pak Yusril tidak berusaha membebaskan kliennya kan bukan pengacara namanya," kata JK.

Sebelumnya, Juru Bicara Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa langkah rekonsiliasi dianggap perlu guna menguburkan dendam politik, sekaligus pula perdebatan antarpendukung.

Upaya ini dibutuhkan agar gagasan dan ide positif dapat diadaptasi oleh pemerintah.

“Itu yang dikehendaki Pak @prabowo, dalam politik tidak boleh menutup dialog (unlock), tidak ada pembicaraan spesifik transaksi jabatan dan kursi menteri,” tulisnya melalui akun Twitter, Senin (15/7/2019).

Sumber : Bisnis.com