Bicarakan Koalisi, Jokowi & Prabowo Mungkin Bertemu Lagi

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberi hormat kepada Presiden Joko Widodo (kiri) seusai memberikan keterangan kepada wartawan di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). - Antara/Wahyu Putro A
14 Juli 2019 18:47 WIB Lalu Rahadian News Share :

Harianjogja.com, BOGOR - Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kemungkinan akan kembali bersua untuk membicarakan bentuk koalisi.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani menyebut dalam pertemuan pertama Jokowi dan Prabowo setelah Pilpres 2019, Sabtu (13/7/2019) lalu tak semua persoalan bangsa dan negara bisa dibahas. Oleh karena itu kemungkinan pertemuan lanjutan antara Jokowi dan Prabowo terbuka.

"Pertemuan selanjutnya atau komunikasi selanjutnya, apakah langsung Jokowi dan Prabowo atau pada lingkaran-lingkaran Pak Jokowi di pemerintahan atau Koalisi Indonesia Kerja dengan lingkaran Pak Prabowo, itu tentu akan berlanjut," tutur Arsul di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Minggu (14/7/2019).

Menurut Arsul, hingga kini belum jelas bagaimana bentuk kerja sama yang akan terbangun antara kubu Jokowi dan Prabowo untuk lima tahun ke depan. Bentuk kerja sama itu akan kembali dibicarakan di pertemuan-pertemuan yang akan datang.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) ini juga menyebut ada kemungkinan kerja sama yang akan dibangun kedua kubu dalam Pilpres 2019 ini berupa penguatan lembaga legislatif.

"Jangan kemudian rekonsiliasi itu diartikan sebagai bentuk masuknya Gerindra ke koalisi pemerintah. Di luar itu banyak yang bisa dibicarakan, fungsi penguatan lembaga legislatif. Di DPR itu kan ada di luar MPR ya, ada 80 kepemimpinan alat kelengkapan daerah," ujarnya.

Jokowi dan Prabowo bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu kemarin pukul 10.00 WIB. Mereka kemudian naik MRT bersama serta duduk bersebelahan di satu gerbong yang sama.

Terkait kemungkinan bergabungnya Gerindra ke pemerintahan 2019-2024, Jokowi mengatakan dirinya harus bicara apa adanya mengenai pembahasan koalisi tersebut. Dia menyatakan harus merundingkan dan mendiskusikan wacana tersebut dengan Koalisi Indonesia Kerja, yang terdiri atas sejumlah partai politik pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Dengan sukarelawan juga akan saya diskusikan," ucap Jokowi dalam konferensi pers di Stasiun MRT Senayan.