2 Pekan Helikopter TNI yang Hilang Kontak Belum Ditemukan, Pemerintah Bakar Batu

Ilustrasi helikopter - Antara Foto/Foto: Heru Suyitno
13 Juli 2019 07:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAYAPURA--Untuk mendukung pencarian helikopter MI 17 milik TNI yang hilang kontak dua pekan lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pegunungan Bintang (Pegubin) menggelar upcara adat bakar batu dan doa. 

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf M Aidi mengatakan acara adat bakar batu dan doa bersama itu dipimpin oleh Wakil Bupati setempat Decky Deal.

"Jadi, acara adat bakar batu Pemkab Pegubin bersama masyarakat itu untuk memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa guna kelancaran pencarian Heli MI 17 nomor seri HA-5138 agar segera ditemukan," katanya dalam siaran pers di Jayapura, Jumat (12/7/2019). 

Acara tersebut, jelas dia digelar di Kampung Bulangkop, Distrik Okhaom pada pukul 16.00 WIT yang dihadiri oleh Dansatgas 725/WRG, Wadanskadron 21/Serba Guna, Kepala BPBD dan Kasatpol PP Pegubin, Danramil 1702-01/Oksibil beserta anggotanya.

"Termasuk perwakilan dewan adat dan masyarakat Kampung Bulangkop," ujarnya.

Mengenai pencarian Heli MI 17, kata Aidi terus dilanjutkan dengan lokasi di wilayah Oksibil-Sentani.

"Pelaksanaan pencarian melalui udara dengan mengerahkan tiga unit pesawat antara lain, Helly bell TNI-AD HA-5177 melaksanakan pencarian 2 kali penerbangan dari bandara Oksibil menuju Kampung Mangabib, Pegunungan Botak, Kampung Kobibkop, Distrik Oksebang dan Distrik Oksop," terangnya.

Lalu, Hely tipe AS 350 B3E PK-DAP milik perusahaan sipil dalam mendukung upaya pencarian melaksanakan penerbangan menuju wilayah Distrik Oskop dan Distrik Okhaom

Sedangkan, pesawat CN A-2907 milik TNI-AD melaksanakan misi flight supporting berangkat dari Sentani, Kabupaten Jayapura menuju Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang dengan membawa dukungan BBM atau avtur, logistik dan Alkom.

"Sementara itu tim SAR gabungan yang melaksanakan pencarian melalui jalur darat melanjutkan pergerakan ke Distrik Okhaom.

Meskipun hingga kini belum ditemukan adanya tanda-tanda positif keberadaan pesawat tersebut, tetapi upaya pencarian akan terus dilaksanakan," lanjutnya.

Aidi menambahkan pencarian Heli MI 17 belum ditentukan batas waktunya sampai kapan.

"Target kami bahwa sasaran akan ditemukan dalam kondisi apapun. Upaya keras dilaksanakan dengan mengerahkan segala potensi yang dimiliki, demikian pula doa dan penyerahan diri kepada Tuhan Yang Maha Kusa juga senantiasa dipanjatkan," jelasnya.

Sumber : antara