Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Salah seorang WNI diduga jadi korban pembunuhan di Malaysia.
Seorang perempuan yang merupakan Warga Negara Indonesia ditemukan tewas di kawasan Banting, Selangor, Malaysia, Rabu (10/7/2019). Perempuan tersebut ditemukan dalam keadaan digantung dan diduga sebagai korban pembunuhan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, selain perempuan asal Indonesia, juga ditemukan jasad lelaki asal India.
"Pada sebuah rumah kongsi (indekos) telah ditemukan 1 mayat laki beretnis India tergantung bersama 1 mayat perempuan dengan Luka sayatan di leher yang diduga WNI," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (12/7/2019).
Dedi menyebut, kedua jasad tersebut diketahui bekerja di perkebunan Sirih wilayah Banting. Kekinian, polisi Malaysia tengah menyelidiki penemuan dua jasad tersebut.
Ia mengatakan, belum ada data pendukung terkait dua jasad tersebut, baik keterangan dari saksi maupun alat bukti.
"Selain keterangan majikan, hingga saat ini belum ada data dukung lain, baik keterangan saksi maupun alat bukti tertulis dan dokumen yang dapat mengkonfirmasi bahwa jenazah wanita tersebut merupakan WNI," sambungnya Dedi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.