Rapimda KADIN DIY 2026 Fokus Ekonomi Kerakyatan, Bidik UMKM Naik Kelas
Rapimda KADIN DIY 2026 membahas penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan daya saing UMKM, dan peluang menembus pasar global.
Sosialisasi pelaksanaan ICBM 2019 di Dinas Pariwisata DIY. /Ist-ICBM.
Harianjogja.com, JOGJA--Indonesia Corporate Business Meeting (ICBM) akan digelar di Hotel Sahid Jaya Yogyakarta pada 18 - 20 September 2019 mendatang. Kegiatan itu akan mempertemukan para pelaku penyedia jasa meeting & incentive travel dengan perusahaan besar multinasional. Event ini terselenggara didukung sepenuhnya oleh Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata DIY.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menjelaskan corporate market merupakan pasar yang sangat menjanjikan. Bahkan dalam kondisi krisis sekalipun para pelaku usaha tersebut tetap membutuhkan venue untuk menggelar pertemuan. “Pasar MICE ini secara ekonomi juga menguntungkan baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” terang dia dalam rilisnya, Kamis (11/7/2019).
Wisata MICE, kata dia, pelaksanaannya lebih terorganisasi dengan dana yang biasanya sangat besar. Oleh karena itu, ia berharap ke depan ICBM bisa terus berlanjut bahkan dapat menjadi komitmen pemerintah untuk memfasilitasi jaringan antara penjual Indonesia seperti penyedia jasa meeting dengan para perusahaan selaku pembeli.
MICE dari sisi kuantitas memang tidak terlalu besar di wilayah DIY, tetapi kualitas untuk DIY tergolong sangat tinggi sehingga harus terus didorong karena termasuk provinsi dengan luas yang kecil. “Harapannya termasuk wisatawan atau kegiatan bisnis yang datang [ke Jogja] mungkin jumlahnya tidak banyak tetapi kualitasnya tinggi dan ini terus meningkat,” katanya,
Ia mengatakan MICE memang bisa saling terkait dengan pariwisata, sehingga ia berharap semua pihak yang terlibat dalam ICBM bisa memberikan dukungan dalam rangka pengembangan wisata di DIY. “Kalau kami tidak bersinergi tentu tidak memiliki kekuatan besar, maka saya mengajak semua bersinergi,” katanya.
Direktur Pelaksana ICBM Indra Sakti Mandewa mengatakan ICBM merupakan event tahun yang sebelumnya bernama Indonesia Corporate Meeting & Incentive Travel (ICMITM). ICBM 2019 merupakan kali ke-10 digelar dan Jogja merupakan kota kedua setelah pada 2009 silam juga dihelat di kota pelajar ini. Dalam ICBM 2019 ini akan mempertemukan 60 perusahaan korporasi multinasional dan para penyedia jasa meeting & travel di Indonesia.
Dampak ICBM sangat besar karena antara seller dengan buyer bisa melakukan transaksi, bahkan pada 2015 silam kegiatan serupa mencapai pembelian di angka Rp530 miliar. Target peserta dari kegiatan ini adalah perusahaan perbankan, telekomunikasi, asuransi serta berbagai perusahaan yang rutin menggelar aktivitas MICE yang mereka berpotensi menjadi buyer.
“Kami memfasilitas para buyer dari perusahaan corporate multinasional di Indonesia ke event corporate business meeting ini. Dengan berkembangnya fasilitas dan pilihan, Indonesia telah menjadi salah satu pemain dunia di bidang MICE, tercermin dalam jumlah ruang konferensi dan jumlah hotel terus bertambah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rapimda KADIN DIY 2026 membahas penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan daya saing UMKM, dan peluang menembus pasar global.
Hasil Liga Champions PSG vs Barcelona berakhir 4-2. Vitinha mencetak gol krusial dalam drama enam gol yang mengantarkan PSG menang.
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan gaji ASN tetap dibayarkan melalui transfer di tengah wacana penyaluran lewat Koperasi Merah Putih.
KPK menyita Rp250 juta dari PCNU Nias yang diduga berkaitan dengan politik uang Muktamar ke-35 NU dan penyidikan kasus ATR/BPN.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 21 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
DPRD Kulonprogo mengawal perkembangan investasi di kawasan industri Sentolo sekaligus mendorong kelompok wanita tani memperkuat ekonomi lokal.