OPINI: Aspek Perpajakan dalam Progam Makan Bergizi Gratis
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam program MBG adalah perlakuan PPh atas bantuan pemerintah yang diterima yayasan
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Gelagat sejumlah parpol belakangan yang meminta kursi menteri ke presiden terpilih Joko Widodo dikomentari pengamat politik dari Voxpol Center Research and Consulting.
Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai tak ada yang salah dalam fatsun politik partai pengusung Jokowi-Ma\'ruf, yang secara terang-terangan meminta jatah menteri dan mengumumkannya ke publik.
Menurut dia, secara etika memang tak ada yang dilanggar karena partai memang berhak mengusulkan nama-nama calon menterinya. Hanya saja, kata dia, penunjukan menteri tersebut mutlak sebagai hak prerogatif Presiden.
"Kebanyakan partai hari ini memang partai yang merekomendasikan ke presiden dan itu memang tidak semua partai. Karena PDIP mereka nggak mau menyodorkan nama. Tapi presiden paham betul partai pengusung siapa, partai paling banyak kursi di parlemen siapa dan siapa mesin partai yang ikut pemenangan," ujar Pangi kepada Okezone-jaringan Harianjogja.com, Rabu (10/7/2019).
Pangi menegaskan, ketum parpol tak akan bisa mengintervensi Jokowi dalam menyusun kabinet kerja jilid II. Menurut dia, selama ini para ketum parpol tersebut tengah berupaya agar partainya punya banyak pos di pemerintahan.
"Ada yang namanya kucing diam-diam tidak mengeong tapi dapat tulang dari majikannya, ada juga anjing yang mengonggong ya dengan meminta ke majikannya tulang. Jadi seperti itu juga ada partai yang mengonggong ada juga partai yang mengeong," terangnya.
Pangi menerangkan, tujuan parpol berdiri memang untuk mengikuti Pemilu. Sehingga, bila calon yang didukungnya menang maka parpol tersebut akan berhak mendapatkan "kue" kekuasaan.
"Setelah memenangkan pertarungan memang parpol itu kemudian saling membagi kekuasaan. Kemudian saling membagi harta rampasan perang dan ini banyak hal. Partai punya hak untuk minta kursi itu dan presiden punya hak untuk menilai. Kita tidak tahu apa ukuran dan indikatornya," jelasnya.
Pangi menekankan agar parpol harus berkaca pada permintaan kursi menteri kepada Jokowi. Apalagi, lanjut dia, jumlah kursi yang diminta terlalu banyak ketimbang peran parpol tersebut dalam kemenangan petahana.
"Yang lebih baik problemnya apakah layak atau tidak kader itu jadi menteri. Ini orang ahli atau tidak, dan bisa membantu presiden," sambungnya.
"Karena pada akhirnya presiden nanti tidak sibuk reshuffle. Apakah mau kementerian itu nantinya mulai dari 0 lagi untuk memilih pejabat publik. Pembantu presiden harus dipilih dengan semangat kehati-hatian karena kalau nanti nggak ahli maka akan menuju kehancuran," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam program MBG adalah perlakuan PPh atas bantuan pemerintah yang diterima yayasan
Rute Trans Jogja September 2026 lengkap dari Jalur 1A hingga 15, beserta tarif tiket nontunai, reguler, pelajar Rp500, dan syarat pembayarannya.
Jadwal KA Bandara YIA September 2026 rute Tugu Jogja–YIA PP lengkap dengan tarif tiket reguler, Xpress, dan panduan cara pembelian online
Jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo PP September 2026 lengkap dengan harga tiket Rp8.000, panduan beli tiket di Access by KAI, dan cara tap-in gate.
Jadwal KRL Solo-Jogja September 2026 relasi Palur–Tugu Jogja lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.00 WIB hingga perjalanan terakhir malam.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.