Advertisement
Calon Haji Berusia 103 Tahun Asal Pamekasan Berbagi Resep Panjang Umur dan Tetap Bugar
Ilustrasi. - Bisnis Indonesia/Andi Rambe
Advertisement
Harianjogja.com, SURABAYA- Calon haji tertua di Embarkasi Surabaya pada musim haji tahun 1440 Hijriah tercatat seorang nenek berusia 103 tahun atas nama Tiwa, warga Desa Sana Laok Pamekasan, Jawa Timur.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), nenek 10 cucu itu tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 Embarkasi Surabaya yang masuk Asrama Haji Sukolilo pada Selasa (9/7/2019).
Advertisement
“Saya berangkat haji sendirian,” ujarnya ketika ditemui di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa malam.
Kondisinya terlihat sehat dan langkahnya terbilang cepat saat berjalan sembari menarik koper menuju kamar yang disediakan di Gedung D2 Asrama Haji.
BACA JUGA
Ibu tiga anak itu mengaku tidak bisa berbahasa Indonesia sehingga komunikasinya harus menggunakan bahasa Madura.
Ditanya resep yang membuat dirinya masih tampak kuat dan segar, nenek yang sudah ditinggal meninggal suaminya itu mengaku rutin mengonsumsi telur, madu dan susu.
“Kalau tidak setiap hari, ya seminggu sekali. Minum jamu ramuan Madura juga. Kadang suntik vitamin ke dokter,” ucapnya.
Keberangkatannya ke Tanah Suci, Tiwa mengaku sepenuhnya dibiayai oleh ketiga anaknya.
“Dua anak saya sudah pergi haji, sekarang mereka gantian memberangkatkan saya,” katanya.
Tiwa yang tergabung di kloter 11 bersama 445 calon haji berharap doa dari masyarakat dan keluarganya agar mampu menunaikan ibadah dengan baik dan menjadi haji mabrur.
“Doakan saya menjadi haji mabrur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- BIGBANG Comeback, Gelar Tur Dunia Perayaan 20 Tahun
- Cuaca Ekstrem Terjang DIY, Gunungkidul Paling Terdampak
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- KPK Umumkan Status Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Hari Ini
- ESDM Buka Peluang Impor Bioetanol AS, Bahlil: Jika Produksi Kurang
- Perang Timur Tengah Belum Ganggu Ekspor DIY, Disperindag Tetap Waspada
- Banjir Rendam 16 Desa di Klaten, 120 Warga Mengungsi
Advertisement
Advertisement








