Libur Iduladha 2026, Lalu Lintas Tol Solo-Jogja Melonjak 25,55 Persen
Volume kendaraan di Tol Solo-Jogja meningkat 25,55 persen saat libur Iduladha 2026. Jasa Marga mencatat 334.745 kendaraan melintas di tiga ruas tol.
Ilustrasi rupiah/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklarifikasi mantan Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo (SS) terkait temuan baru dugaan aliran dana dalam perkara suap PT Garuda Indonesia.
KPK pada Selasa memeriksa Soetikno dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus suap terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia.
"Tersangka SS tadi datang sekitar pukul 09.40 WIB. KPK sedang melakukan klarifikasi terkait temuan baru dugaan aliran dana dalam perkara ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (9/7/2019).
Febri menyatakan KPK menemukan aliran dana baru lintas negara terkait perkara tersebut. "Jadi, dalam proses penyidikan beberapa waktu terakhir, KPK menemukan aliran dana baru lintas negara terkait perkara ini sehingga kami mendalami fakta baru tersebut, termasuk proses klarifikasi hari ini," ungkap Febri.
Sampai berita ini diturunkan, pemeriksaan terhadap Soetikno masih berlangsung. Selain Soetikno, KPK juga telah menetapkan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia 2005-2014 Emirsyah Satar (ESA) sebagai tersangka.
Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Januari 2017 lalu, namun sampai saat ini KPK belum menahan keduanya. Sebelumnya, Febri juga telah mengatakan bahwa lembaganya sedang menelusuri aliran dana yang cukup kompleks dalam penanganan kasus suap tersebut.
Menurut Febri, penelusuran aliran dana itu harus dilakukan dengan sangat cermat dan juga terdapat aspek lintas yurisdiksi dalam konteks pengumpulan bukti dalam kasus tersebut.
Emirsyah Satar dalam perkara ini diduga menerima suap 1,2 juta euro dan 180 ribu dolar AS atau senilai total Rp20 miliar serta dalam bentuk barang senilai 2 juta dolar AS yang tersebar di Singapura dan Indonesia dari perusahaan manufaktur terkemuka asal Inggris, Rolls Royce dalam pembelian 50 mesin pesawat Airbus SAS pada periode 2005-2014 pada PT Garuda Indonesia Tbk.
Pemberian suap itu dilakukan melalui seorang perantara Soetikno Soedarjo selaku "beneficial owner" dari Connaught International Pte. Ltd yang berlokasi di Singapura. Soektino diketahui merupakan presiden komisaris PT Mugi Rekso Abadi (MRA), satu kelompok perusahaan di bidang media dan gaya hidup.
Rolls Royce sendiri oleh pengadilan di Inggris berdasarkan investigasi Serious Fraud Office (SFO) Inggris sudah dikenakan denda sebanyak 671 juta pounsterling (sekitar Rp11 triliun) karena melakukan pratik suap di beberapa negara antara lain Malaysia, Thailand, China, Brazil, Kazakhstan, Azerbaizan, Irak, Anggola.
KPK awalnya menerima laporan dari SFO dan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura yang sedang menginvestigasi suap Rolls Royce di beberapa negara, SFO dan CPIB pun mengonfirmasi hal itu ke KPK termasuk memberikan sejumlah alat bukti.
KPK melalui CPIB dan SFO juga sudah membekukan sejumlah rekening dan menyita aset Emirsyah yang berada di luar negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Volume kendaraan di Tol Solo-Jogja meningkat 25,55 persen saat libur Iduladha 2026. Jasa Marga mencatat 334.745 kendaraan melintas di tiga ruas tol.
Top 10 berita Jogja hari ini 31 Mei 2026. Dari api misterius di Sleman hingga daftar pemain Timnas U19 AFF 2026.
PSG juara Liga Champions 2026 dan sukses back to back. Les Parisiens kini masuk daftar elite klub Eropa dengan gelar beruntun.
Jadwal DAMRI Jogja–YIA 31 Mei 2026 lengkap. Cek tarif, rute, dan jam keberangkatan ke bandara dan Semarang.
Astra Motor Yogyakarta salurkan hewan kurban Iduladha 1447 H ke Sleman dan Bantul sebagai bentuk kepedulian sosial.
PSG juara Liga Champions 2026 usai kalahkan Arsenal lewat adu penalti 4-3. Les Parisiens sukses pertahankan gelar secara back to back.