Geger, Pemuda India Ini Sudah Dinyatakan Mati tapi Hidup Lagi

Ilustrasi makam. (Solopos/Dok)
09 Juli 2019 07:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, MUMBAI --Seorang pemuda India bernama Mohammad Furqon, 20 yang sudah dinyatakan meninggal oleh tim dokter tetapi tiba-tiba bangun saat hari pemakamannya membuat geger warga setempat. 

Sontak hal itu membuat para pelayat terkejut setelah jasad Mohammad Furqan tiba-tiba bangun saat prosesi pemakaman di Kota Lucknow di bagian India Utara. Dilansir Fox News dan Independent, Senin (8/7/2019), sebagaimana dikutip dari Suara.com, kejadian ini bermula ketika Furqon mengalami kecelakaan dan tidak sadarkan diri sejak 21 Juni 2019 lalu. 

Setelah dirawat selama sepekan, keluarga menyatakan sudah tidak lagi memiki dana untuk membayar perawatan Furqon.  Keluarga telah membayar ke rumah sakit sebesar tujuh lakh atau sekitar Rp140 juta.

Tim dokter kemudian menyatakan Furqon meninggal pada Senin (1/7/2019). "Kami telah membayar Rs 7 lakh ke rumah sakit swasta sebelumnya dan ketika kami memberi tahu mereka bahwa kami kehabisan uang, tim dokter menyatakan Furqan meninggal," ujar kakak lelaki Furqan, Mohammad Irfan.

Keluarga pun menyiapkan permakaman Furqon. Kepada The Hindustan Times, pihak keluarga menyatakan menerima kematian Furqon. Segala sesuatu tentang upacara pemakaman kemudian disiapkan. Hingga akhirnya Furqon dibawa ke permakaman. 

"Kami terkejut, kami sedang bersiap untuk penguburan ketika beberapa dari kami melihat gerakan di anggota tubuhnya. Kami segera membawa Furqan ke rumah sakit Ram Manohar Lohia. Di rumah sakit, dokter mengatakan Furqon masih hidup dan telah memberinya dukungan ventilator," kata Irfan.

Pada bagian lain, Dinas Kesehatan kota mengatakan penyelidikan sedang dilakukan dalam praktik medis negara itu.

"Kami telah mengetahui insiden tersebut dan masalah ini akan diselidiki secara menyeluruh. Pasien dalam kondisi kritis tetapi jelas tidak mati otak. Dia memiliki denyut nadi, tekanan darah dan refleksnya bekerja," ujar kata kepala petugas medis Narendra Agarwal.

Sumber : Suara.com/Solopos.com