Bareskrim Telusuri Dugaan TPPO WNI di Jeju Korsel, Ini Informasinya
Bareskrim Polri menelusuri dugaan TPPO WNI di Jeju yang viral di Instagram. Polri menyebut belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut.
Harianjogja.com, MEDAN--Aspal di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan Lingkungan 5, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, menganga dengan lubang berdiameter dua meter dengan kedalaman 3-4 meter karena amblas.
Berdasarkan keterangan Rahmawati, pemilik PT. langit Biru, mengatakan jalan aspal amblas yang berlokasi tepat di depan bangunan usaha miliknya itu, amblas pada Rabu (3/7/2019) siang.
Namun katanya, hingga Kamis (4/7/2019) siang belum ada perbaikan aspal oleh pihak terkait yang bertanggung jawab terhadap perbaikan jalan tersebut. "Semalam [Rabu] lah ada, itupun dari kelurahan, mereka ngecek dan memasang garis polisi," katanya saat dijumpai di lokasi aspal amblas, Kamis (4/7/2019).
Pantauan di lapangan, akibat aspal amblas yang lokasinya sangat dekat pada perempatan lampu merah Jalan Perintis Kemerdekaan itu, membuat sejumlah pengendara yang melintas dari jalan tersebut menurunkan laju kecepatan kendaraannya untuk menghindari lubang.
Bahkan, tak sedikit kendaraan yang melintas berhenti sejenak untuk mengbadikan aspal amblas tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
Bareskrim Polri menelusuri dugaan TPPO WNI di Jeju yang viral di Instagram. Polri menyebut belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut.
PWI Pusat mendukung pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional dan siap mengawal proses administratif serta jalur strategis di tingkat pusat.
ARTJOG 2026 Catat Lebih dari 87 Ribu Pengunjung, Heri Pemad Soroti Dampak bagi Ekosistem Seni dan Ekonomi Jogja
Beasiswa Santri Baznas 2026 dibuka untuk 2.500 santri dhuafa berprestasi. Setiap penerima mendapat bantuan Rp4 juta dan pembinaan.
AI makin banyak digunakan di industri gim untuk mempercepat produksi, tetapi kreator tetap dibutuhkan karena hasil AI masih perlu diperiksa dan disempurnakan.
Sembilan ulama terpilih sebagai AHWA Muktamar ke-35 NU bermusyawarah di Ndalem Mbah Wahab untuk menentukan Rais Aam PBNU 2026–2031.