Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Adaptif dan Berintegritas
Panglima TNI Agus Subiyanto meminta alumni SMA Taruna Nusantara menjadi generasi adaptif, berkarakter, dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.
Ilustrasi penembakan./JIBI
Harianjogja.com, SURABAYA--Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menembak mati pengedar narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) jenis sabu-sabu, karena membawa pistol dan berusaha melawan polisi dengan senjatanya.
Wakil Kepala Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Leonardus Simarmata di Surabaya, Rabu mengatakan, pelaku yang ditembak mati bernama Luis Sudarmono, usia 39 tahun, warga Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur.
"Penyelidikan terhadap pelaku Luis Sudarmono ini kami lakukan selama sebulan," katanya kepada wartawan di Surabaya.
Polisi mengendus Luis Sudarmono adalah pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang dikendalikan oleh jaringan narapidana yang sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Madiun, Jawa Timur. "Luis Sudarmono adalah bandar narkoba jenis sabu-sabu dari jaringan Lapas Madiun," katanya.
Pada Selasa malam, 2 Juli, polisi membuntuti gerak-gerik Luis Sudarmono dari kawasan Tambaksari hingga ke Sukomanunggal, sebelum akhirnya dilakukan penangkapan.
Dari tangan pelaku saat ditangkap, polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 1 gram. Selain itu, dari dalam sepeda motor yang dikendarai pelaku, polisi juga menemukan sabu-sabu dalam dua kemasan plastik sedang seberat 150 gram, serta dua plastik kecil seberat 60 gram.
Namun ternyata Luis Sudarmono telah membekali dirinya dengan membawa sepucuk senjata berupa pistol yang segera diarahkan kepada polisi. Polisi, lanjut Leo, sudah memberikan tembakan peringatan agar pelaku menyerah namun tidak digubris.
Akhirnya, polisi melakukan tindakan tegas dengan melayangkan tembakan terukur yang mengenai dadanya hingga pelaku Luis Sudarmono meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Belakangan kami mengetahui sepucuk pistol yang dibawa pelaku adalah jenis \'airgun\' dengan peluru gotri. Kami juga menemukan sebilah pisau penghabisan yang disimpan pelaku Luis Sudarmono di dalam sepeda motornya," ucap Leo.
Polisi kini terus mengembangkan penyelidikan untuk membongkar dan menangkap anggota komplotan lainnya dalam jaringan pengedar narkoba sabu-sabu dari Lapas Madiun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Panglima TNI Agus Subiyanto meminta alumni SMA Taruna Nusantara menjadi generasi adaptif, berkarakter, dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.
WMO memprediksi suhu global terus naik hingga 2030. Peluang besar rekor panas baru dan dampak ekstrem perubahan iklim.
Rupiah diprediksi bergerak di Rp17.800–Rp17.950 per dolar AS, tertekan sentimen fiskal dan arus modal asing.
BPH Migas temukan truk curangi BBM subsidi di Jepara. Gunakan 16 QR code dan pelat palsu untuk isi hingga 1.000 liter.
UGM menilai Pancasila sedang diuji. Peran elite politik jadi kunci, ancaman datang dari militerisasi hingga disinformasi.
TikTok Shop kenakan biaya logistik hingga Rp10.000 per transaksi. Seller protes, pemerintah soroti potensi market abuse.