Keracunan MBG Meluas, 170 Pelajar Jombang-Nganjuk Terdampak
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Ilustrasi pemukulan dan penganiayaan. (Solopos/Dok)
Harianjogja.com, SOLO -- A, 19, korban penganiayaan oleh ayah kandungnya di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, hingga Kamis (27/6/2019), belum mendapatkan jadwal untuk operasi bedah plastik guna merekontruksi wajahnya yang terluka akibat dihantam cangkul.
Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas RSUD dr. Moewardi, Solo, Eko Haryati, mengatakan belum bisa menentukan jadwal operasi untuk A. Hal tersebut lantaran masih perlu pemeriksaan lebih mendalam.
“Untuk saat ini kami belum bisa melakukan operasi bedah plastik yang seharusnya dijalani pasien A. Kami masih membutuhkan pemeriksaan mendalam oleh dokter ahli yang menangani,” bebernya.
Eko mengatakan keluarga A berpesan agar RSUD dr. Moewardi menjamin privasi mereka dengan tidak membiarkan wartawan menemui guna wawancara.
“Keluarga sudah berpesan kepada kami agar mereka tidak ditemui media,” imbuh dia.
A dirawat di RSUD dr. Moewardi sejak Rabu (26/6/2019) atau sehari setelah dianiaya ayah kandungnya, TS, 45, Selasa (25/6/20190. Rencananya, A akan menjalani operasi bedah plastik untuk merekonstruksi tulang wajahnya patah akibat dipukul ayahnya.
Saat ini A mendapatkan pengawasan intensif dari tiga dokter spesialis. “Lukanya memang sebagian besar berada di wajah. Terdapat beberapa patah tulang di wajah. Ada di rahang dan bagian mata yang patah. Dokter yang menangani ada tiga. Dari dokter bedah plastik, dokter syaraf, dan dokter mata,” kata Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Penumpang KA Bandara YIA PSO mencapai 1,23 juta orang hingga Agustus 2026, naik 2,97% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tim SAR masih mendalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau yang diduga berkaitan dengan lima jurnalis hilang kontak.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.