Advertisement
Dagang Jabatan: KPK Akan Periksa Sejumlah Calon Rektor UIN
Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - KPK berencana memanggil sejumlah calon rektor Universitas Islam Indonesia untuk menjadi saksi terkait dugaan suap yang melibatkan Romahurmuziy.
Para calon rektor UIN di beberapa daerah itu akan mulai diperiksa pada bulan Juni ini. Romahurmuziy alias Rommy telah dijerat KPK soal kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kemenag.
Advertisement
"Surat [pemanggilan] sudah kami sampaikan. Jadi para calon, ada tiga calon, ya, kalau calon yang akan dipilih itu tiga yang terbaik kemudian salah satunya dipilih, jadi mereka kami periksa sebagai saksi untuk tersangka RMY," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (14/6/2019).
Febri enggan menjelaskan materi pemeriksaan terhadap para calon rektor UIN tersebut. Nama-nama calon rektor UIN di sejumlah daerah pun masih ditutup rapat-rapat.
Febri memastikan tim penyidik KPK telah menemukan fakta baru dari kasus tersebut menyusul hasil pemeriksaan dari kasus Rommy.
"Kami mendapatkan informasi baru yang perlu kami klarifikasi nanti tentu terkait sejauh mana pengetahuan mereka dan apa yang mereka alami terkait dengan dugaan peran tersangka RMY dalam proses ini," ujar Febri.
Dalam perkara ini Rommy diduga menerima uang suap senilai Rp225 juta dari tersangka mantan Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhamad Muafaq Wirahadi.
Suap itu diduga diberikan keduanya demi memuluskan proses pengisian jabatan di Kemenag Jatim.
KPK juga menduga ada pihak internal Kemenag yang bersama-sama dengan Rommy dalam menerima aliran suap. KPK telah mengidentifkasi nama-nama tersebut.
Sebelumnya KPK juga mengaku menerima banyak laporan terkait dugaan suap pengisian jabatan rektor di sejumlah universitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Sinergi TNI-Warga Srimulyo Bantul Sukses Bangun Jalan 541 Meter
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Carik Bohol Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Kalurahan
- Terminal Giwangan Siap Tampung Hingga 15.000 Pemudik per Hari
- KPK Ungkap Alasan Baru Tahan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Kasus Haji
- Kereta Cepat Whoosh Normal 62 Perjalanan per Hari Mulai 14 Maret 2026
- Film Na Willa Tayang Perdana di 22 Kota, Tiket Nonton Duluan Sold Out
- Gusti Putri Dorong Solidaritas Perempuan DIY Lewat Agenda Mbok Mlayu
- Mudik Kulonprogo 2026: BPBD Ingatkan Jalur Longsor dan Cuaca Ekstrem
Advertisement
Advertisement








