Advertisement

25 Orang Luka-Luka Akibat Ledakan Linkoping Swedia

Annisa Margrit
Sabtu, 08 Juni 2019 - 01:57 WIB
Sunartono
25 Orang Luka-Luka Akibat Ledakan Linkoping Swedia Tim penyelamat terlihat di lokasi terjadinya ledakan di Linkoping, Swedia, Jumat (7/6/2019). - TT News Agency via Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, LINKOPING - Pemerintah Swedia masih belum bisa memastikan penyebab ledakan yang melukai 25 orang di Linkoping, Swedia Jumat (7/6/2019).
 
Ledakan tersebut cukup kuat dan merusak sejumlah bangunan selain melukai belasan orang. Reuters melansir Jumat (7/6/2019), kepolisian mengatakan tim penjinak bom sedang menuju lokasi dan telah membuka penyelidikan atas peristiwa ini.
 
"Sejauh ini kami sudah bisa mengonfirmasi bahwa ada sejumlah orang yang mengalami luka ringan. Kami sudah menutup area itu, beberapa blok," papar Juru Bicara Kepolisian Swedia Bjorn Oberg.
 
Meski dia belum bisa mengatakan apapun mengenai penyebab ledakan tersebut, tapi Kepolisian Swedia meyakini insiden ini tidak terkait dengan aksi terorisme. Sebanyak 25 orang mengalami luka ringan dan tidak ada luka serius maupun korban jiwa. 

Radio Swedia melaporkan ledakan besar tersebut telah merusak jendela dan balkon sebuah gedung residensial berlantai lima di area tersebut dan merusak beberapa bangunan lainnya. 
 
Untuk merawat para korban luka, aparat berwajib telah meminta Universitas Linkoping dan beberapa fasilitas medis lainnya untuk membantu rumah sakit. 

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Reuters

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Bandara YIA Layani 225.718 Penumpang Selama Libur Nataru

Bandara YIA Layani 225.718 Penumpang Selama Libur Nataru

Kulonprogo
| Jum'at, 02 Januari 2026, 04:17 WIB

Advertisement

Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis

Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis

Wisata
| Kamis, 01 Januari 2026, 13:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement